Republika Online
Updated: Sun, 12 May 2013 14:59:59 GMT

Seleksi SBMPTN, Unsoed Sediakan Kuota 963 Kursi



Seleksi SBMPTN, Unsoed Sediakan Kuota 963 Kursi

Seleksi SBMPTN, Unsoed Sediakan Kuota 963 Kursi

REPUBLIKA.CO.ID, PURWOKERTO -- Pendaftaran mahasiswa baru melalui jalur penerimaan SBMPTN (Seleksi Bersama Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri) mulai dibuka Senin (13/5) ini.

Melalui jalur penerimaan ini, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto akan menerima mahasiswa baru sebanyak 30 persen dari total kuota mahasiswa baru yang akan diterima.

''Kami memang mengalokasikan kursi mahasiswa baru melalui jalur penerimaan SBMPTN sebanyak 30 persen. Berdasarkan prosentase tersebut, maka seluruhya ada 963 mahasiswa baru yang diterima,'' jelas Humas Unsoed Endang Istanti, Ahad (12/5).

Kuota jumlah mahasiswa yang diterima melalui jalur SBMPTN, menurut Endang, hanya untuk program pendidikan S-1 yang tersebar di 22 program studi kelompok Saintek dan 12 program studi kelompok Soshuk.

Berdasarkan kuota tersebut, program studi paling sedikit menerima 15 mahasiswa baru dan paling banyak menerima 90 mahasiswa baru. Masing-masing program studi, ujarnya, memang tidak menerima mahasiswa baru dalam jumlah yang sama.

Melalui jalur SBMPTN ini, ada yang hanya menerima 15 mahasiswa baru, tapi ada yang menerima hingga 90 mahasiswa. "Tapi pada prinsipnya, kuota penerimaan hanya sebesar 30 persen,'' jelasnya.

Dikatakan Endang, dalam proses penerimaan baru tahun 2013 ini, Unsoed membuka perimaan mahasiswa baru melalu empat jalur penerimaan. Yakni, SNMPTN (Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri), SBMTPN, UMB (Ujian Masuk Bersama) Nusantara yang diikuti 13 PTN se-Indonesia, dan Ujian Mandiri yang dilaksanakan secara mandiri oleh Unsoed.

1Komentar
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.328 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.318 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    904 respon

Total Respon: 9.550
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft