Republika Online
Updated: Fri, 30 Nov 2012 14:00:53 GMT

Presiden Ajak Abdi Negara Sukseskan Pemilu 2014



Presiden Ajak Abdi Negara Sukseskan Pemilu 2014

Presiden Ajak Abdi Negara Sukseskan Pemilu 2014

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta jajaran pemerintah ikut menyukseskan Pemilu 2014.

Presiden juga mengajak jajaran pemerintah melakukan tugas dan kewajibannya, sesuai dengan amanah UU yang diatur secara eksplisit dalam UU Pemilu. “Kita tidak ingin pemerintah yang punya niat baik untuk menyukseskan pemilu justru dianggap mencampuri KPU di Bawaslu di daerah. Pastikan apa yang saudara lakukan memang diamanatkan,” katanya saat memberikan pengarahan kepada Gubernur, Pangdam/Kapolda, Bupati/Walikota seluruh Indonesia, Jumat (30/11).

Presiden berharap Pemda bisa berkoordinasi dengan KPU dan aktif mensosialisasikan persiapan masyarakat. Hal ini tak lain agar Pemilu 2014 bisa lebih baik dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya.

TNI dan Polri dimintanya menjaga jarak dan bersikap netral dalam dunia politik. “Tidak berpihak dan melakukan sesuatu yang keluar dari UU dan etika,” katanya.

Selain itu, Presiden SBY meminta pejabat negara, dari tingkat daerah hingga menteri yang berasal dari partai politik, bisa terfokus pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara. Meskipun agenda politik sudah menanti.

Ia mengingatkan kembali ada etika politik dan norma kepatutan yang mesti dijalankan. “Tetap mengutamakan tugas dan tanggung jawab saudara dan kita sebagai pejabat pemerintah. Pegang teguh etika politik dan norma batas kepatutan,” kata Presiden mengakhiri.

1Komentar
30 Nov, 2012 19:51
avatar
SYARAT PRESIDEN 2014...
1,,,,, TIDAK BANCI,
2,,,,, BERANI BUNUH.. KORUPTOR.. BANDAR KRIMINAL.. BANDAR NARKOBA..
3,,,,, BERANI DIBUNUH.. OLEH BANGSA NYA SENDIRI.. KAYAK SADDAM HUSEIN..
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.387 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.489 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.804
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft