Republika Online
Updated: Sat, 25 May 2013 18:01:20 GMT

PKB: BLSM Tak Boleh Diklaim Pemberian Partai Tertentu



PKB: BLSM Tak Boleh Diklaim Pemberian Partai Tertentu

PKB: BLSM Tak Boleh Diklaim Pemberian Partai Tertentu

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Fraksi PKB, Marwan Jafar mengatakan, kenaikan harga BBM yang rencananya dilakukan pada Juni mendatang, sudah menjadi keputusan Setgab bersama. Sehingga Fraksi PKB turut menyetujuinya.

“Namun pemberian BLSM tidak boleh diklaim oleh partai tertentu sebab pemberian BLSM itu merupakan pemberian negara kepada rakyat yang kurang mampu. Jangan sampai BLSM ini menjadi alat politik partai tertentu untuk meraih suara,” kata Marwan, Sabtu, (25/5).

Marwan berpendapat, dibutuhkan pengawasan agar BLSM tidak diklaim pemberian partai atau individu tertentu. Pengawasan ini harus dilakukan anggota DPR maupun media-media melalui berbagai pemberitaannya.

Caleg-caleg yang berkampanye menjelang pemilu, kata Marwan, juga harus menunjukkan kontribusinya. Salah satunya memberitahukan kepada rakyat bahwa BLSM itu pemberian negara sebagai kompensasi kenaikan harga BBM, bukan pemberian partai tertentu.

BLSM, terang Marwan, akan diberikan kurang lebih selama empat bulan. BLSM sebaiknya tidak diberikan hingga menjelang pemilu 2014.

Badan Pusat Statistik (BPS), lanjut Marwan, harus segera memperbaiki data penerima BLSM. Jangan sampai ada orang kaya yang bisa mendapat BLSM. “Nanti rencananya BLSM akan diberikan melalui pos,” katanya mengakhiri.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.304 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.286 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    467 respon

Total Respon: 7.057
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft