Republika Online
Updated: Thu, 18 Oct 2012 21:08:41 GMT

Penghapusan Bahasa Inggris Disayangkan



Penghapusan Bahasa Inggris Disayangkan

Penghapusan Bahasa Inggris Disayangkan

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK -- Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terkait penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris untuk kurikulum Sekolah Dasar (SD) disayangkan oleh para guru dan murid-murid.

Pasalnya, pelajaran Bahasa Inggris ini dinilai penting bagi pengetahuan para murid sekolah dasar.

Rikhotul Aisyi, guru Bahasa Inggris di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Muhajirin di Jalan Nusantara nomor 313, Pancoran Mas, Depok menyayangkan rencana penghapusan mata pelajaran Bahasa Inggris dalam kurikulum sekolah dasar.

"Kalau saya pribadi menyayangkan rencana tersebut karena bahasa internasional memang untuk pengetahuan anak," ungkap Rikhotul ketika ditemui oleh Republika di kantornya.

Menurutnya, pelajaran Bahasa Inggris ini sangat penting untuk pengetahuan anak-anak sekolah dasar karena merupakan kebutuhan mereka. Di sekolah ini, mata pelajaran Bahasa Inggris sudah diberikan sejak kelas satu SD.

Ia juga mengatakan mata pelajaran yang menggunakan bilingual juga bagus bagi pengetahuan dan perkembangan anak-anak. "Namun jika terpaksa akan dihapus dan pergantian kurikulum yang baru lebih baik, ya tidak apa-apa," tuturnya.

Meskipun begitu, guru Bahasa Inggris yang sudah delapan tahun mengajar ini menyarankan agar pelajaran Bahasa Inggris agar tidak dihapus. "Kasihan juga lembaga-lembaga Bahasa Inggris seperti LIA, EF, dll jika dihapuskan," kata Rikhotul.

Shalma dan Dea, murid kelas 6 di SDIT Al-Muhajirin ini, juga menyayangkan jika mata pelajaran kesukaannya ini akan dihapus. "Saya suka Bahasa Inggris, jadi jangan dihapus," katanya. Berbeda dengan Fara, murid kelas 6 SD ini justru mengatakan sebaliknya.

Menurutnya, jika mata pelajaran Bahasa Inggris dihapus, dirinya mengaku tidak keberatan. "Susah Bahasa Inggris, nggak apa-apa kalau nggak ada," katanya.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.345 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.086 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    316 respon

Total Respon: 7.747
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft