Republika Online
Updated: Mon, 25 Mar 2013 02:25:29 GMT

Pengacara: Korban Lapas Cebongan Bersikap Tertutup



Pengacara: Korban Lapas Cebongan Bersikap Tertutup

Pengacara: Korban Lapas Cebongan Bersikap Tertutup

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Rio Rama Baskara, kuasa hukum dari keempat korban penyerangan di Lapas IIB Cebongan, Sleman mengatakan tidak mendapatkan cukup informasi dari kliennya mengenai latar belakang tewasnya anggota Kopassus, Sersan Satu Santoso di Hugo's Cafe pekan lalu.

Keempatnya, kata dia, bersikap tertutup dan sepakat merahasiakan detail soal kejadian tersebut. "Namun mereka mengakui, kematian anggota TNI AD (Sertu Santoso) merupakan ulahnya," kata Rio pada Republika, Ahad (23/3).

Rio mengatakan, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki (31), salah satu kliennya, sempat memberikan informasi seputar kejadian.

Deki, kata dia mengaku sempat disangka sebagai aparat oleh seseorang di Hugo's Cafe, dan saat menjawab statusnya warga sipil, ia kemudian didorong hingga akhirnya berujung pada pertikaian. "Sayangnya, mereka tidak banyak bicara soal kronologis kejadian," ujar Rio.

Deki (31) merupakan satu dari empat korban yang dinyatakan tewas setelah penyerang bersenjata menembaki mereka di lapas Cebongan, Sleman pada Sabtu (23/3) dini hari. Tiga korban lain adalah Yohanes Juan Mambait (38), Gameliel Yermianto Rohi Riwu alias Adi (29) dan Adrianus Candra Galaja alias Dedi (33).

Keempat korban merupakan tersangka atas kasus penusukan anggota Kopassus, Sersan Satu Santoso, yang terjadi di Hugo's Cafe, Jalan Adisutjipto Km 8,5 Maguwoharjo, Sleman, pada Selasa, 19 Maret 2013.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.118 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.237 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    452 respon

Total Respon: 6.807
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft