Republika Online
Updated: Fri, 26 Jul 2013 23:39:35 GMT

Pengacara: Hotma Sitompul Tak Terlibat Kasus Mario Carnelio



Pengacara: Hotma Sitompul Tak Terlibat Kasus Mario Carnelio

Pengacara: Hotma Sitompul Tak Terlibat Kasus Mario Carnelio

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim kuasa hukum Mario Carnelio Barnardo membantah Hotma Sitompul terlibat dalam kasus yang menjerat kliennya. Meski Mario adalah salah satu pengacara yang bekerja di kantor Hotma Sitompoel and Associates.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Mario sebagai tersangka, Jumat (26/7). Mario diduga memberikan uang terkait pengurusan kasasi tindak pidana penipuan atas nama terdakwa HWO di Mahkamah Agung (MA).

Salah satu kuasa hukum Mario, John Pattiwael, mengatakan, perkara yang disangkakan itu tidak ditangani kantor Hotma Sitompul. "Seluruh pernyataan yang menyatakan bahwa ini adalah perintah Hotma tidak benar," katanya saat mendampingi Mario keluar dari Gedung KPK menuju tahanan, Jumat.

John mengatakan, Mario tidak mengetahui mengenai perkara yang disangkakan kepadanya. Ia juga menegaskan, kliennya tidak melakukan penyuapan seperti dugaan KPK. Ketika diberondong berbagai pertanyaan oleh wartawan, John berusaha mengelak. "Mohon pengertian. Biarkanlah proses penyidikan berlanjut supaya bisa terang semuanya nanti," ujarnya berkelit.

Petugas KPK menangkap Mario di kantor Hotma Sitompoel and Associates, Kamis (25/7). Sebelumnyam petugas KPK mengamankan pegawai MA, Djodi Supratman, di kawasan sekitar Monas, Jakarta. Petugas KPK mendapatkan uang sekitar Rp 78 juta dari tas Djodi. KPK juga menemukan uang sekitar Rp 50 juta yang berada di rumah Djodi.

Mengenai asal usul uang itu, tim kuasa hukum Mario menolak menjelaskannya. "Itu materi, kita hormati penyidikan," kata John.

Sementara mengenai kasasi perkara dengan terdakwa HWO di MA, John lagi-lagi enggan komentar banyak. Ia mengaku belum mendengar lebih jauh keterkaitan Mario dengan HWO. Ia hanya menegaskan kliennya tidak melakukan suap untuk perkara yang terkait HWO.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.893 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.031 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    703 respon

Total Respon: 7.627
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft