Republika Online
Updated: Sun, 21 Apr 2013 21:50:25 GMT

Muhaimin Minta PBNU Baiat Caleg PKB



Muhaimin Minta PBNU Baiat Caleg PKB

Muhaimin Minta PBNU Baiat Caleg PKB

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Jajaran DPP Partai Kebangkitan Bangsa yang dipimpin ketua umumnya Muhaimin Iskandar, Ahad (21/4) menemui Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Ciganjur, untuk berkonsultasi sekaligus meminta agar calon anggota legislatif PKB dibaiat.

Turut mendampingi Muhaimin dalam pertemuan di kediaman Said Aqil itu Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi, Ketua FPKB DPR RI Marwan Dja'far, Wakil Bendahara Umum Bambang Susanto, dan Wakil Sekjen Fatchan Subkhi.

Di hadapan Said Aqil, Muhaimin dan sejumlah pengurus DPP PKB membacakan komposisi nama caleg di tiap-tiap daerah pemilihan hingga tuntas.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menyambut baik kedatangan pengurus DPP PKB tersebut. Ia pun mendoakan PKB agar meraih kemenangan dalam Pemilu 2014.

"Saya mengharapkan dan mendoakan PKB mendapat kemenangan, lebih berkualitas daripada yang sudah-sudah. Kemenangan di masa mendatang benar-benar harus secara realita," kata Said Aqil.

Usai pertemuan, Sekjen DPP PKB Imam Nahrawi mengatakan sudah menjadi keharusan PKB melakukan konsultasi sekaligus melaporkan ke PBNU terkait finalisasi pencalegan.

Menurut Imam, kedatangan DPP PKB untuk mengkonsultasikan sekaligus meminta baiat para caleg yang diusung kepada Ketua Umum PBNU karena PKB sejatinya menjalankan pengkaderan kaum Nahdliyin di jalur politik.

Imam mengatakan daftar caleg PKB tidak terlepas dari unsur NU, baik santrinya, pengurusnya, bahkan para kiainya.

"Jadi, memang sudah menjadi keharusan PKB menyampaikan laporan terkait finalisasi daftar caleg, karena pada akhirnya orientasi caleg harus kembali pada perjuangan dan kepentingan NU," kata Imam.

Terkait permintaan agar Ketua Umum PBNU membaiat caleg PKB, Imam mengatakan hal itu dilakukan agar ketika terpilih nanti para caleg benar-benar merepresentasikan jadi diri anggota DPR yang sebenarnya.

PKB yang merupakan partai peserta Pemilu 2014 bernomor urut dua berencana mendaftarkan calegnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Senin, tanggal 22 April, pukul 14.00 WIB.


0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.410 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.574 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    941 respon

Total Respon: 9.925
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft