Republika Online
Updated: Thu, 20 Dec 2012 13:23:06 GMT

'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'



'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

'Matahari tidak Meledak, Kiamat tak Jadi'

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suku Maya meramalkan kiamat akan terjadi pada Jumat (21/12) besok. Namun, salah satu yang mungkin dapat melihat tanda akan terjadinya kiamat adalah adanya ledakan yang hebat pada matahari. Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Bambang S Tejasukmana.

"Hingga saat ini belum ada ledakan besar yang terjadi," ujarnya usai membuka lokakarya Dewan Penerbangan dan Antariksa Nasional di Jakarta, Kamis (20/12).

Pernyataan Kepala Lapan tersebut berdasarkan hasil pemantauan Sandberz Fotograph di Tanjung Sari dan satelit. Jika terjadi letupan, lanjut dia, maka sinyal radio akan mengirimkan peringatan dalam waktu delapan menit. Oleh karena itu, lanjut dia, masyarakat tidak perlu khawatir dengan isu kiamat 21 Desember.

Bambang menjelaskan matahari mempunyai masa tenang dan masa aktif. Masa aktif terjadi berulang setiap 11 tahun dan pengulangannya pada 2012. "Namun hingga Desember, matahari tenang-tenang saja."

Pada saat masa aktif tersebut, terjadi reaksi fisika. Nah, yang menjadi perhatian adanya lidah api atau badai. Badai tersebut mengeluarkan letupan material yang cukup besar. Meskipun demikian, badai matahari tidak berdampak di Indonesia.

"Dampaknya hanya terjadi di daerah kutub, mengakibatkan trafo mati karena gangguan elektromagnetik," jelas dia.

Bambang juga mengharapkan masyarakat untuk tidak terlalu terpengaruh dengan isu kiamat 21 Desember tersebut.

1Komentar
20 Des, 2012 15:07
avatar
Tak ada yang tau kecuali Sang Maha Tahu.....Allah SWT
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    672 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    2.797 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    146 respon

Total Respon: 3.615
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft