Republika Online
Updated: Sat, 17 Aug 2013 06:47:09 GMT

Kronologis Penembakan Dua Polisi



Kronologis Penembakan Dua Polisi

Kronologis Penembakan Dua Polisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA---Dua orang polisi anggota Polsek Pondok Aren tewas tertembak oleh orang tidak dikenal di jalan Graha Raya, Pondok Aren, Tangerang pada hari Jumat (16/8) pukul 21.30 WIB. "Terjadi penembakan Jumat 21.30 WIB yaitu Bripda Maulana dan Aipda Kus Hendratma anggota Polsek Pondok Aren," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada Antara di Jakarta, Sabtu.

Kombes Rikwanto mengatakan Aipda Kus Hendratma ditembak di bagian belakang kepada saat akan menghadiri apel peringatan hari kemerdekaan di Polsek Pondok Aren pada Jumat (16/8) pukul 21.30 WIB.

Dia menjelaskan, di belakang kejadian itu ada tim buser yang menggunakan mobil jenis Avanza yang berjumlah empat orang dengan arah yang sama melihat kejadian tersebut. Tim buser itu langsung mengejar dan bisa menabrak motor tersebut namun mobil terperosok ke got tanggul jalan. "Pelaku yang turun dari motor datang dan menembak supir avanza (Bripda Maulana) yang baru keluar dari pintu dan mati di tempat," ujarnya.

Sebelumnya teror juga dilakukan orang yang tidak bertanggung jawab dengan tindakan penembakan seorang anggota kepolisian, yaitu Aiptu Dwiyanto yang merupakan seorang anggota Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Cilandak pada Rabu (7/8).

Korban ditembak orang tidak dikenal di Depan Gang Mandor Jalan Otista Raya RT 03/11 Sasak Tinggi, Kecamatan Ciputat Kota, Tangerang Selatan, Rabu (7/8), sekitar pukul 04.30 WIB. Dwiyanto tewas setelah tertembus peluru kaliber 9,9 milimeter di bagian kepala sebelah kiri.

Korban berangkat dari rumahnya di Pamulang, Tangerang Selatan, menuju ke Masjid Raya Lebak Bulus, Jakarta Selatan, untuk mengikuti shalat Subuh sekaligus mengisi ceramah keagamaan yang diselenggarakan Polsek Cilandak sepanjang Ramadhan.

Kejadian lainnya, seorang anggota Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat, Aipda Patah Saktiyono (53) juga menjadi korban penembakan dua orang pengendara sepeda motor di Jalan Cirendeu Raya, Ciputat, Sabtu (27/7) sekitar pukul 04.30 WIB.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.410 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.580 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    941 respon

Total Respon: 9.931
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft