Republika Online
Updated: Tue, 06 Aug 2013 23:26:43 GMT

Korban Tewas Akibat Pesta Miras di Majalengka Bertambah



Korban Tewas Akibat Pesta Miras di Majalengka Bertambah

Korban Tewas Akibat Pesta Miras di Majalengka Bertambah

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Hingga Selasa (6/8) malam, korban tewas akibat pesta minuman keras (miras) di Kabupaten Majalengka, terus bertambah menjadi sembilan orang.

Berdasarkan informasi dari Kabid Pelayanan RSUD Majalengka, dr Erni Harleni MARS, total korban tewas akibat over dosis miras yang sempat dirawat di RSUD Majalengka berjumlah sembilan orang. Dari jumlah itu, lima orang tewas pada Senin (5/8) dan empat orang tewas pada Selasa (6/8).

Adapun empat korban tewas pada Selasa (6/8) dini hari hingga Selasa (6/8) sore adalah Boyke (18) dan Yona (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon, serta Ruslan (22) warga Kelurahan Majalengka Wetan. Sedangkan informasi tambahan dari Polsek Majalengka Kota, korban tewas lainnya adalah Dani (31) warga Kelurahan Babakanjawa. Dani tewas setelah dirujuk ke RS Sumber Waras.

Sementara lima korban tewas pada hari sebelumnya, yakni Dede Hendra (26) warga Kecamatan Maja, Nopan (21) warga Kecamatan Majalengka Kota, dan Ara (22) warga Kelurahan Majalengka Kulon. Ditambah lagi, Beny (40) dan Angga (18) warga Kelurahan Majalengka Kulon.

"Selain korban tewas, ada beberapa orang lagi yang masih dirawat intensif," kata dr Erni.

Kesembilan orang itu tewas setelah pesta miras jenis Vodka merk 'Big Boss'. Miras tersebut dioplos dengan minuman suplemen energi.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.358 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.408 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    918 respon

Total Respon: 9.684
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft