Republika Online
Updated: Sat, 25 May 2013 21:49:18 GMT

Komcad Diklaim Bakal Menguntungkan Negara



Komcad Diklaim Bakal Menguntungkan Negara

Komcad Diklaim Bakal Menguntungkan Negara

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah mengeklaim pembentukan komponen cadangan (komcad) bakal memberikan keuntungan bagi sistem pertahanan RI ke depan. Dengan adanya komcad, kekuatan pengganda untuk komponen utama (TNI) yang dihasilkan jauh lebih besar dari yang ada sekarang.

“Biaya yang dikeluarkan negara untuk operasioanal aparat militer pun akan lebih murah,” kata Staf Ahli Menteri Pertahanan Bidang Keamanan, Mayjen Hartind Asrin, saat dihubungi, Sabtu (25/5). Menurutnya, total biaya pendidikan, latihan, dan kompensasi untuk para anggota komcad nantinya tidak semahal total biaya yang dikeluarkan pemerintah untuk komponen utama saat ini.

Jika UU Komcad diterapkan, kata dia, negara bisa menghemat anggaran belanja TNI hingga 75 persen. Ia berpendapat, pembentukan Komcad sama pentingnya dengan program pengadaan dan modernisasi alutsista TNI. “Begitu pula halnya dengan peningkatan kesejahteraan prajurit,” imbuhnya.

Untuk itu, jelas Hartind lagi, pemerintah sampai hari ini terus membangun modernisasi alutsista dan kesejahteraan prajurit secara simultan. “Ini adalah sebuah sistem, jadi semuanya saling mengisi,” ujarnya.Direktur Jenderal Potensi Pertahanan (Pothan) Kementerian Pertahanan RI, Pos M Hutabarat, mengungkapkan, pemerintah telah menganggarkan biaya sangat besar untuk pengadaan dan modernisasi alutsista hingga 2014 nanti.

Jumlah anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 150 triliun. Dana ini digunakan untuk pembelian sejumlah unit peralatan militer seperti tank leopard buatan Jerman, kapal perang jenis multi roll fight freegard dari Inggris, dan pesawat angkut jenis C-295. Di samping itu, anggaran ini juga digunakan untuk biaya produksi tank panser yang dilakukan oleh PT Pindad, serta beberapa kerja sama alutisista dengan negara-negara lain.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.253 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.114 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    878 respon

Total Respon: 9.245
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft