Republika Online
Updated: Fri, 03 May 2013 09:47:11 GMT

Jelang Kenaikan Harga BBM, Harga Sayuran Naik



Jelang Kenaikan Harga BBM, Harga Sayuran Naik

Jelang Kenaikan Harga BBM, Harga Sayuran Naik

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga kini belum diumumkan oleh pemerintah. Namun, harga sejumlah komoditi di pasaran sudah lebih dulu naik.

Berdasarkan pantauan ROL di Pasar Baru Indramayu, Jumat (3/5), kenaikan harga itu terjadi pada berbagai jenis sayuran. Kenaikan itu bahkan terjadi hampir setiap hari sejak rencana kenaikan BBM ramai diberitakan.

Seperti misalnya, sayuran kol dan sawi yang semula dijual dengan harga Rp 5.000 per kg kini naik menjadi Rp 8.000 per kg. Timun Bandung yang awalnya seharga Rp 4.000 per kg menjadi Rp 6.000 per kg.

Kenaikan yang sama juga terjadi pada harga kentang, cabai merah, cabai rawit, maupun tomat. Berbagai jenis sayuran itu rata-rata mengalami kenaikan Rp 2.000 per kg dari harga semula. ''Ya biasa kalau harga BBM mau naik, harga barang-barang di pasar sudah mendahului naik,'' ujar seorang pedagang sayuran, Warto.

Warto mengatakan, kenaikan harga sayuran sudah terjadi di tingkat distributor. Karena itu, dia mengaku terpaksa ikut menaikkan harga kepada konsumen.

Warto mengungkapkan, kondisi itu dikeluhkan oleh semua konsumennya. Namun, dia mengaku tidak bisa berbuat apa-apa. ''Kalau tidak ikut menaikkan harga, nanti saya rugi,'' kata Warto.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.372 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.451 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    923 respon

Total Respon: 9.746
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft