Republika Online
Updated: Thu, 18 Apr 2013 23:15:37 GMT

Industri Penyiaran Indonesia Satu dari Tertinggi di Dunia



Industri Penyiaran Indonesia Satu dari Tertinggi di Dunia

Industri Penyiaran Indonesia Satu dari Tertinggi di Dunia

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI) Erick Thohir mengatakan industri penyiaran di Indonesia jangan hanya menjadi menara gading.

"Industri penyiaran Indonesia jangan jadi menara gading. Perlu untuk lebih dekat kepada masyarakat," kata Erick pada Indonesia Broadcasting Expo di Jakarta Kamis (18/4).

Menurut Erick, saat ini persaingan industri penyiaran semakin ketat dan kompetisi semakin besar baik di Indonesia maupun di dunia. Karena itu Erick menilai industri penyiaran di Indonesia jangan hanya menjadi sasaran market saja, tapi juga jarus menjadi production base seperti di Korea dan Cina.

Erick menambahkan industri penyiaran kerap kali dilihat dari sisi negatif. Padahal, disampaikannya industri penyiaran juga turut menyumbang pertumbuhan ekonomi suatu negara.

"Broadcast kita salah satu tetinggi di dunia. Apalagi, konsumennya mereka paling banyak berada di bawah usia 50 tahun. Ini sangat potensial," ujar Erick.

Belum lagi, Erick mengungkapkan 85 persen pendapatan yang dihasilkan dari industri penyiaran kembali pada masyarakat dalam bentuk pajak dan sebagainya. Berbeda dengan lembaga penyiaran swasta asing yang mereka siaran di Indonesia tanpa bayar pajak.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.317 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    5.919 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    314 respon

Total Respon: 7.550
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft