Republika Online
Updated: Sat, 16 Mar 2013 20:00:27 GMT

Harta Djoko Susilo Bukti Adanya Rekening Gendut Polisi



Harta Djoko Susilo Bukti Adanya Rekening Gendut Polisi

Harta Djoko Susilo Bukti Adanya Rekening Gendut Polisi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyitaan aset tersangka korupsi simulator Djoko Susilo yang mencapai Rp 100 miliar menjadi bukti adanya rekening gendut polisi. KPK pun semestinya segera mengusut semua rekening milik perwira tinggi Polri.

"Kekayaan Djoko yang pangkatnya bintang dua saja sudah segitu. Apalagi yang bintang tiga atau empat," kata Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Donal Fariz menjawab pertanyaan RepublikaSabtu (16/3) siang.

Beberapa waktu lalu, media massa sempat ramai memberitakan mengenai rekening gendut perwira Polri. Tapi kemudian pemberitaan itu lenyap tak berbekas.

Menurut Donal, penyitaan aset mewah dan luar biasa mahal yang dimiliki Djoko mengonfirmasi benar adanya rekening gendut polisi. Walau begitu dia menilai gaya penyimpanan uang sudah mulai berubah. Dari disimpan di rekening suatu bank ke pembelian aset.

Dana dan aset yang dimiliki oleh Djoko, ujar dia, tidak hanya berasal dari proyek simulator. Di Korlantas, sambung dia, banyak proyek yang bisa diselewengkan. Misalnya saja, penjualan pelat nomor pejabat atau RFS untuk sipil. Kemudian, pembuatan nomor polisi cantik dan lainnya.

Djoko pun dianggap tak mungkin bermain sendiri dalam suatu proyek di Korlantas. "Diduga ada Djoko-Djoko lainnya," ujar dia.

Donal pun mengaku tidak kaget melihat hasil sitaan KPK yang begitu banyak aset dari Djoko. Ini mleihat gaya hidup petinggi Polri selama ini yang suka mengendarai kendaraan mewah dan memiliki rumah di perumahan elite.

Donal mendesak agar KPK terus mengusut kekayaan petinggi Polri lain yang memiliki rekening dan aset yang mencurigakan. Sebagai solusi, kata dia, pembenahan pada tubuh Polri menjadi hal yang wajib untuk dilaksanakan.

1Komentar
17 Mar, 2013 08:11
avatar
SYARAT PRESIDEN 2014...
1,,,,, TIDAK BANCI,
2,,,,, BERANI BUNUH.. KORUPTOR.. BANDAR KRIMINAL.. BANDAR NARKOBA..
3,,,,, BERANI DIBUNUH.. OLEH BANGSA NYA SENDIRI.. KAYAK SADDAM HUSEIN..
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.292 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.212 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    887 respon

Total Respon: 9.391
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft