Republika Online
Updated: Thu, 06 Jun 2013 21:44:44 GMT

DPR Minta Kapolri Segera Respon Permintaan Berjilbab Polwan



DPR Minta Kapolri Segera Respon Permintaan Berjilbab Polwan

DPR Minta Kapolri Segera Respon Permintaan Berjilbab Polwan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- DPR menganggap ide untuk meneruskan permintaan polwan menggunakan jilbab layak diperhatikan. Meski bukan isu genting, DPR melihat hal tersebut sebagai bagian dari hak seseorang dalam berbusana.

"Polri harus menghormatinya. Selama penggunaan hijab tidak menggangu aktivitas, maka kami yakin Polri juga cukup bijak untuk menyikapinya," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Amuzamil Yusuf kepada Republika, Kamis (6/6).

Menurutnya, keinginan para polwan ini harus segera direspon dengan cepat oleh pimpinan tertinggi Polri. Kalau pun tidak segera mengabulkan permintaan tersebut, minimal ada surat edaran yang dikeluarkan oleh Kapolri.

"Saya pikir perlu menanggapinya dengan surat edaran atau sejenis itu untuk menjawab permintaan ini. Semua tergantung pimpinan Polri," kata dia.

Sebelumnya, Polri menyayangkan sikap sebagian polwan yang meminta berhijab tapi mengeluhkannya kepada khalayak umum.

Menurut Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Agus Rianto, polwan sebetulnya mengetahui sejak pertama mendaftar sebagai polisi seperti apa seragam yang akan dikenakan oleh mereka ketika berdinas.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.013 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.405 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    755 respon

Total Respon: 8.173
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft