Republika Online
Updated: Mon, 13 May 2013 21:02:37 GMT

Berapa Harga Satu 'Card Reader' E-KTP?



REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kepala Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Marzan Iskandar, menyebutkan harga alat pembaca kartu ataucard readertanda penduduk elektronik (e-KTP) bisa mencapai Rp 5 juta per unit.

"Tim teknis kami mengasumsikan sekitar Rp 5 juta. Kalau produksi dalam jumlah banyak, harganya bisa turun lagi," kata Marzan di Jakarta, Senin (13/5).

Ia menjelaskan BPPT saat ini masih mematangkan rancangan card readertersebut. Alat pembaca e-KTP rencananya dirancang dengan berat sekitar 100 gram dan layar sebesar kartu e-KTP. Untuk membaca e-KTP milik warga, petugas tidak perlu menghubungkan card readertersebut dengan perangkat komputer.

"Card reader itu bisa digunakan tanpa membutuhkan perangkat tambahan dan sudah ada layar yang akan menampilkan data penduduk darichip e-KTP," ujar Marzan.

Dengan alat tersebut dapat diketahui apabila e-KTP milik seseorang sedang disalahgunakan oleh pihak lain. Setelah e-KTP diletakkan di alat tersebut, maka pemiliknya akan dipindai sidik jarinya untuk membuktikan bahwa e-KTP tersebut miliknya. Selain itu,card readerjuga dapat memeriksa apakah e-KTP asli atau palsu.

Sebelumnya, dalam Surat Edaran (SE) Mendagri Nomor 471.13/1826/SJ, tertanggal 11 April 2013, dijelaskan bahwa e-KTP tidak diperkenankan difotokopi, distapler, dan diperlakukan hingga merusak fisik kartu. Sebagai penggantinya dicatat nomor induk kependudukan (NIK) dan nama lengkap warga yang bersangkutan.

Sementara itu, Mendagri mengklarifikasi bahwa SE tersebut diterbitkan bagi pejabat pemerintah daerah agar segera memiliki alat card reader. Mendagri berharap agar instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah, telah menyiapkan card readertersebut sebelum 2014 sehingga pada bulan Januari 2014 penggunakan e-KTP dapat diimplementasikan secara terintegrasi.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.360 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.165 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    321 respon

Total Respon: 7.846
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft