Republika Online
Updated: Wed, 01 May 2013 22:28:24 GMT

Anggaran Kampanye Besar Rentan Politik Transaksional



Anggaran Kampanye Besar Rentan Politik Transaksional

Anggaran Kampanye Besar Rentan Politik Transaksional

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Fungsionaris DPP Partai Gerindra, Ferry Juliantono mengatakan, biaya kampanye yang terlalu besar cenderung rawan menimbulkan politik transaksional. Sebab, seorang caleg akan lebih mengandalkan anggaran yang dimilikinya.

"Kalau biaya kampanyenya banyak, tapi calegnya tidak pernah turun ke masyarakat, itu bisa menjadi peluang terjadinya politik transaksional," kata Ferry di Jakarta, Rabu (1/5).

Dikatakan Ferry, beberapa anggota legislatif yang saat ini duduk di kursi parlemen, disinyalir melakukan hal tersebut. Menurutnya, anggota DPR tersebut tidak pernah hadir saat kampanye, namun mampu mendulang suara yang membawanya menjadi anggota DPR.

"Ini terjadi, kalau bisa ditelusuri seberapa sering para caleg datang ke dapilnya dan turun langsung, itu bisa dihitung besaran biaya yang dikeluarkan untuk menjaring suara," ujar Ferry.

Bakal caleg Gerindra dari daerah pemilihan Jawa Barat delapan dengan nomor urut satu itu mengaku menyiapkan anggaran sebesar satu miliar rupiah untuk maju menjadi caleg.

Menurut Ferry, angka satu miliar rupiah merupakan jumlah yang wajar saat ini. Sebab, menurut pantauannya biaya tersebut adalah biaya paling minim untuk kampanye di setiap dapil."Karena biaya termurahnya rata-rata satu miliar rupiah di setiap dapil, kan ada biaya operasional keliling dapil yang dimulai sejak setahun sebelum waktu pelaksanaan kampanye," kata Ferry.

Selain biaya operasional, Ferry mengatakan, anggaran tersebut juga akan digunakan untuk membangun rumah aspirasi, posko parpol, dan dana bantuan untuk masyarakat sesuai program kampanye.

Namun, lanjut Ferry, yang terpenting adalah caleg tersebut ikut terjun langsung ke masyarakat untuk memperkenalkan diri dan menjamah rakyat, sehingga masyarakat betul-betul mengenal calon yang akan dipilihnya."Sehingga jika calon tersebut meraih suara terbanyak, menjadi hal yang wajar dan tidak menimbulkan pertanyaan," katanya mengakhiri.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.180 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.250 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    454 respon

Total Respon: 6.884
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft