Republika Online
Updated: Wed, 05 Jun 2013 15:44:25 GMT

Alasan Polri Larang Polwan Berjilbab



Alasan Polri Larang Polwan Berjilbab

Alasan Polri Larang Polwan Berjilbab

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keluhan Polisi Wanita (Polwan) yang dilarang untuk mengenakan seragam jilbab disayangkan oleh Mabes Polri. Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Agus Rianto menjelaskan, aturan tersebut sudah ada sejak mereka mendaftar sebagai anggota Polri.

"Sejak awal mereka harusnya tahu seragamnya seperti itu. Kalau sekarang ada keluhan kenapa tidak sejak awal?"ujar Agus saat dihubungi RoL, Rabu (5/6). Menurutnya, aturan mengenai seragam sudah tertera dalam Peraturan Kapolri. Aturan tersebut, ujarnya, tidak dibuat sembarangan.

Dia pun mengungkapkan, segala pernak-pernik seragam Polri termasuk Polwan dibentuk dari hasil sayembara. Sehingga, dia mengklaim Polri sudah meminta pendapat publik secara umum mengenai aturan berseragam tersebut.

Agus berharap Polwan bisa memahami aturan itu. Menurutnya, akan sulit jika merubah aturan yang sudah ada sejak lama. "Itu ada sekarang. kita berharap teman-teman polwan memahami karena dibentuk sejak lama,"jelasnya.

22Komentar
6 Jun, 2013 16:01
avatar
Polwan di larang berjilbab ???? Indonesia bukan negara Islam jadi saya setuju.


karena POLRI tidak boleh condong ke manapun harus selalu NETRAL dan paling
tidak salah satunya dari cara mereka berpakaian ataupun SERAGAM



6 Jun, 2013 20:00
avatar

Kalau memang dari pertama sblm masuk sdh ada peraturannya begitu, ya jangan dibelakang hari protes. Sy rasa ini dipolitisir oleh segelintir orang saja dgn maksud tertentu.

Lagi pula yg penting hatinya benar2 suci dan mau melayani masyarakat, bukan tampilan luarnya.

6 Jun, 2013 18:19
avatar

TIDAK TEPAT kalau aparat Negara yang mengayomi semua warga Negara, dari agama apapun, mengenakan simbol2 keagamaan, aparat Negara SIPIL maupun MILITER/POLRI harus tampil NETRAL, sebab Indonesia bukan Negara agama tertentu.

POLRI juga jangan memberikan penjelasan2 yang akan menimbulkan polemik / perdebatan.

Kalau itu sudah merupakan ketentuan / peraturan ya harus ditaati, kenapa harus ditambah2 lagi penjelasannya dengan hal2 yang bias membuat perdebatan yang berkepanjangan.

Ingat Negara ini adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jadi hal2 yang bias membuat perpecahan dan antipasti harus dihindarkan ... POLRI harus bertindak arif dan bijaksana.

 

6 Jun, 2013 14:10
avatar

"Menurutnya, akan sulit jika merubah aturan yang sudah ada sejak lama" komentar yang bodoh, pantesan saja perilaku korup di tubuh polisi gak hilang-hilang, gak ada kemauan untuk merubah menuju kebaikan.

10 Jun, 2013 13:02
avatar

Buat para Polwan yang mengeluh karena tidak diperbolehkan memakai Jilbab,tolong di flash back kembali pada saat mendaftarkan diri untuk bergabung di Kesatuan Kepolisian,apakah sudah membaca dan memahami segala Peraturan yg dikeluarkan Instansi Kepolisian saat itu .kalau memang kalian ( Polwan ) yang tetap ingin memakai Jilbab,lebih baik kalian ( Polwan ) mengundurkan Diri saja dari Instansi Kepolisian. jadi dalam kasus ini tidak ada yang dirugikan , polri tetap menjalankan Aturan yang sudah ada ;kalian ( Polwan ) bisa dengan bebas memakai Jilbab tanpa ada yang melarang .

Sama-sama tidak ada yang dirugikan kan ...??

6 Jun, 2013 15:57
avatar
Tidak effisien dan simple kalau pakai jilbab. Yang ada aja lakukan kenapa sih buat masalah.


6 Jun, 2013 17:46
avatar

SELAMA.. KASUS SIMULATOR SIM.. dan ..BINTARA SITORUS 1,5T.. BELUM TUNTAS...

SEBAIK NYA.... JANGAN GUNAKAN  JILBAB.. !!!!!

6 Jun, 2013 23:26
avatar
Saya setujuuuuuu..........Indonesia bukan negara islam.........
6 Jun, 2013 06:42
avatar
apakah berubah tuk menuju kebaikan  merupakan ketidakwajaran wahai bpk kapolri yg terhormat!
6 Jun, 2013 17:50
avatar
pake jilbab atau tidak ... no problem, yang penting kinerja polisi dikembalikan ke tujuan sebenarnya, menegakkan hukum sama bagi setiap orang, melindungi yang lemah dan yang tertindas, menjadi contoh dan teladan terdepan dalam hidup disiplin di dalam hukum dan yang terpenting jangan menggunakan atas nama hukum untuk menindas rakyat yang lemah dan bersikap tegas demi hukum kepada orang2 yang berbuat anarki dan brutal .... tapi kalo mau jujur jilbab bukan hal buruk (100% good, cuman yang disayangkan banyak yang menggunakan hanya untuk kelihatan baik bukan untuk membentuk pribadi yang baik). Intinya jilbab bisa menjadi penghalang bagi polwan terutama jika harus menggunakan peralatan keselamatan untuk kepala, pelindung telinga dan alat2 komunikasi ... kecuali polri merancang peralatan2 khusus buat yang berjilbab.
6 Jun, 2013 20:11
avatar
bulshit, ga perlu masalahin ky ginian , yg penting kinerja, orang kolot aja yg masalahin nik, kupluk bgt
6 Jun, 2013 22:35
avatar
Bukankah berjilbab adalah kewajiban setiap wanita dalam Islam? :)
6 Jun, 2013 19:42
avatar
"Semestinya Polisi itu pake otak dan iman. Kalo nggak ya seperti oknum DS itu, polisi kok ngrampok. Niat awalnya itu apa.. setan. Setan itu ada yg berbentuk jin dan manusia".
25 Des, 2013 13:26
avatar
Bukannya Allah sudah memerintahkan kepada kaum wanita untuk menutup aurat dengan berjilbab? Jadi apa yang sudah diizinkan bahkan diperintahkan Allah, tidak layak diperselisihkan oleh manusia :)
13 Jun, 2013 01:48
avatar
Dalam Pol: Skep/ 702/IX / 2005, tidak ada tulisan jilbab, celana dalam, bh, kacamata, jam tangan, ponsel, handsfree, anting, kalung, Semua polisi dari kapolri sampai keroco2 nya telah melanggar aturan tersebut. Hukum harus ditegakakan, jangan dobel standar.
6 Jun, 2013 14:09
avatar
A'kum wbt. Memakai Jilbab bermaksud dan bertujuan untuk menutupi bahgian aurat yang diperintah oleh yang Maha Esa dan Maha Besar iaitu Allah SWT. Manusia dicipta oleh Raja segala Raja dan Tuhan yang Maha Memelihara. Kita harus bersyukur dengan mentaati perintah Allah SWT yang memerintah dan melarang kita dari melakukan sesuatu. Allah SWT yang kita akui sebagai Tuhan kita semua itu Maha Mengetahui dalam segala sesuatu tentang perintahnya tapi kenapa ada manusia yang pengetahuan yang terhad dan terbatas mahu mengubah Aturan Allah SWT?????????? 
6 Jun, 2013 12:58
avatar
berjilbab dilarang? maksudnya apa? saya rasa jilbab tidak menghalangi kesigapan polwan dalam bertugas.
6 Jun, 2013 08:43
avatar
Sayembara? Kenapa harus disayembarakan? Bodoh sekali kau ini POLRI!!! Apakah POLRI tidak tahu? Bahwa menggunakan Jilbab hukumnya wajib bagi wanita sesuai aturan dalam Al-Qur'an yang menjadi Kitab umat Islam, agama yang dianut lebih dari 70%  penduduk Negara Republik Indonesia ini. Jadi untuk apa di disayembarakan? Itu jelas-jelas Hukum Agama, bukan hukum yang dibuat atas dasar opini/pendapat/aspirasi mausia dengan cara apapun termasuk dengan cara sayembara. Jadi POLRI harus paham Bahwa Menggunakan Jilbab itu wajib dan tidak bisa ditawar2 lagi apalagi sampe harus disayembarakan. Bagaimana mungkin aturan dibuat namun bertentangan dengan UUD 1945. Menggunakan Jilbab adalah wajib hukumnya sesuai perintah Agama Islam, dan UUD 1945 menjamin kemerdekaan tiap-tiap pemeluk agama untuk menjalankan kewajibannya. Jadi POLRI jangan bikin aturan sendiri. Wilayah Jilbab sudah jelas Wajib. Kalo kayak begini saya jadi prihatin dengan performa POLRI. Urusan seragam saja tidak becus bikin aturan. Pantas saja banyak permasalahan dalam domain POLRI tidak selesai-selesai. POLRI harus diaudit! Karena pelan tapi pasti ada indikasi POLRI sudah melenceng dari UUD 1945 dan Pancasila. MARI KEPADA SEMUA MASYARAKAT AGAR MENGAWASI GERAK-GERIK DAN KEBIJAKAN POLRI. AGAR POLRI DAPAT BERBUAT YANG TERBAIK. TIDAK MELANGGAR HAM,NORMA, DAN HUKUM AGAMA. AGAR POLRI DICINTAI OLEH MASYARAKAT. MENJADI BAGIAN YANG TAK TERPISAHKAN DARI TUBUH BANGSA DAN NEGARA INI. MERDEKA!!!!!!
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.971 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.263 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    738 respon

Total Respon: 7.972
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft