Republika Online
Updated: Sun, 12 May 2013 16:16:44 GMT

14 Ton Ikan untuk Tujuh Situ dan Sungai



REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Pemkab Purwakarta, akan menebar ikan mas dan nila di tujuh situ dan sungai yang ada di wilayah tersebut, sebanyak 14 ton.

Rencananya, penebaran ikan itu akan dilaksanakan sehari sebelum bulan puasa. Ikan tersebut, nantinya bisa diambil masyarakat sekitar, untuk dikonsumsi.

"Acara tersebut yaitu munggahan tujuh situ," ujar kepala dinas perikanan dan peternakan Kabupaten Purwakarta, Heri Herawan, kepada Republika, Ahad (12/5).

Heri menyebutkan, setiap situ dan sungai masing-masing akan mendapatkan dua ton ikan. Tujuh situ dan sungai itu, di antaranya Situ Cigangsa, Situ Cibeber, Situ Karang Mukti, Sungai Ciherang, serta Sungai Cisomang.

Nantinya, ia melanjutkan, setelah situ dan sungai itu ditebar ikan, saat itu juga masyarakat diperbolehkan untuk mengambilnya. Tapi, tidak mengambil seperti umumnya. Yakni, dengan pancing atau alat tangkap lainnya.

Melainkan, masyarakat harus turun langsung ke situ, kemudian menangkap ikan dengan menggunakan kedua tangannya. Tujuannya, untuk menyambut bulan puasa sekaligus merayakan hari jadi Purwakarta. Jadi, ikan tersebut bisa dimanfaatkan warga untuk lauk sahur ataupun buka puasa.

Selain itu, acara tersebut guna mendongkrak konsumsi ikan. Mengingat, sampai saat ini angka konsumsi ikan di Purwakarta masih cukup rendah. Angka konsumsi ikan tersebut, baru menembus level 29 kilogram per kapita per tahun.

Angka tersebut, jauh di bawah standar nasional yakni harus 36 kilogram per kapita per tahun. Dengan cara ini, diharapkan kebiasaan warga untuk mengkonsumsi ikan akan meningkat.

Selama ini, ikan masih kalah bersaing dengan sumber protein hewani lainnya. Seperti, telur, daging serta ayam. Padahal, ikan merupakan protein yang sangat bagus untuk tubuh.

Pada tahun ini, Heri melanjutkan, instansinya itu tak punya anggaran untuk sosialisasi gemar makan ikan. Tapi, jelang puasa ada acara munggahan tujuh situ dan sungai tersebut. Jadi, acara ini bisa sebagai pengganti kegiatan sosialisasi gemar makan ini.

"Meski tak ada anggaran, sosialisasi terus dilanjutkan. Itupun, provinsi yang mengadakan," katanya menjelaskan.

Sementara itu, Endang Suhardi (46 tahun), warga Desa Campakasari, Kecamatan Campaka, menyambut baik rencana pemkab yang akan menebar ikan di Situ Cigangsa. Sebab, pada hari itu warga di Campakasari ini akan mudah mendapatkan ikan untuk lauk pauk keluarga.

Selain itu, acara tersebut juga akan semakin mempererat tali persaudaraan antar sesama warga. Karena satu sama lain akan saling mengenal. "Situ Cigangsa itu, ada di desa kami. Jadi, kami sangat menunggu rencana tebar ikan tersebut," katanya menjelaskan.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.790 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.759 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    671 respon

Total Respon: 7.220
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft