Thu, 25 Jul 2013 13:00:00 GMT | By Merdeka

Puluhan Brimob Serang Markas Sabhara Polda Jateng

Puluhan anggota Brimob datang dan marah-marah karena blackberry messenger (BBM) dari seorang anggota Sabhara yang nadanya menghina.


Brimb serang neriah (© Merdeka)

Puluhan anggota Brimob terlibat bentrok dengan aparat Sabhara Polda Jawa Tengah. Karena salah paham, Brimob menyerang markas Sabhara di Mijen, Semarang.

"Informasi seperti itu masih didalami penyebabnya. Personel masih melakukan pengamanan. Pak Kapolda juga sudah turun ke lokasi," kata seorang petugas intel Polda Jateng pada merdeka.com, Kamis (25/7).

Petugas tersebut menjelaskan bentrok ini terjadi sekitar pukul 00.00 WIB. Saat bentrok suasana mencekam. Sejumlah orang yang terlibat bentrok luka-luka.

"Sekarang masih ditangani," kata dia.


Dalam peristiwa ini, 37 Anggota Brimob Polda Jateng menyerang markas Sabhara Polda Jateng di kawasan Mijen Semarang. Karena salah paham, anggota Brimob ini menghajar personel Sabhara hingga luka-luka.

"Ada 4 luka ringan, cuma memar-memar," kata Kapolda Jateng Irjen Pol Dwi Priyatno kepada merdeka.com, Kamis (25/7).

Peristiwa ini terjadi pukul 00.00 WIB tadi. Puluhan anggota Brimob datang dan marah-marah karena blackberry messenger (BBM) dari seorang anggota Sabhara yang nadanya menghina. Anggota Sabhara mengatai anggota Brimob digertak mlayu (lari).

BBM itu dianggap penghinaan, puluhan Brimob pun meluncur dari markas mereka di Srondol. Sampai di markas Sabhara, meja, kursi dan bogem mentah mereka hadiahkan untuk personel Sabhara.

"Yang luka itu anak-anak Sabhara. Ada yang kena benturan meja, ada yang kena pukulan," kata Kapolda.

Kasus ini masih ditangani Polda Jateng. Sejumlah saksi dan pelaku sudah diperiksa.


[ian]

1Komentar
26 Jul, 2013 12:25
avatar
haduh mausia-manusia kayak begini kok bisa jadi polisi ya? kenapa gara-gara BBM aja bisa jadi ribut gini? brimo egga berani sama TNI akhirya hanya bisa belagak jagoan sama polisi ecek2 aja.
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.094 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.628 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    787 respon

Total Respon: 8.509
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft