okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Sun, 26 May 2013 12:28:48 GMT | By catur.nugroho, okezone.com

Waduh, Penyidik Polri Mayoritas Belum Sarjana



Waduh, Penyidik Polri Mayoritas Belum Sarjana

JAKARTA - Komisioner Komisi Kepolisian Indonesia (Kompolnas) Hamidah Abdurrachman menegaskan penyidik Polri sebagian besar belum mempunyai gelar sarjana atau masih berijazahkan SMA dan setingkatnya.

"Sebagian besar belum, ada beberapa sudah S2 bahkan S3," kata Hamidah melalui pesan singkat yang diterima Okezone, Sabtu (25/5/2013).

Bahkan, kata dia, penyidik pembantu yang saat ini berada dijajaran Polri sama sekali belum pernah ikut pelatihan apapun. "Jadi ketika mereka jadi penyidik cuma tekstual pasal-pasal KUHP atau pasal-pasal saja," ujarnya.

Padahal, sambung dia, sesuai Pearturan Pemerintah (PP) No 58 Tahun 2010 tentang profesionalisme penyidik Polri, mereka harus mempunyai pendidikan terakhir sarjana.

"Tentang professionalisme penyidik salah satunya adalah dari pendidikan. Dalam PP 58 tahun 2010 ditegaskan penyidik harus memiliki ijazah sarjana, dan paling lambat tahun 2015 ketentuan ini sudah final penerapannya. Kenyataannya masih banyak penyidik yang belum sarjana," imbuhnya.

Lebih lanjut, Hamidah berharap supaya penyidik Polri mempunyai sertifikat khusus agar tidak terjadi kesalahan dalam menetapkan pasal, "Kompolnas berharap ada sertikasi untuk penyidik sehingga jelas standardnya," tegasnya.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.384 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.481 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    927 respon

Total Respon: 9.792
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft