okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2014, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 10 Feb 2014 09:35:00 GMT | By yudha, okezone.com

Penamaan KRI Usman Harun Hak Negara Pemilik Kapal



Penamaan KRI Usman Harun Hak Negara Pemilik Kapal

JAKARTA - Pemerintah Singapura menyampaikan keberatannya melalui Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, terkait penamaan KRI Usman Harun. Sebab, nama KRI Usman Harun, merupakan gabungan dari nama dua marinir Indonesia, Usman Mohamed Ali dan Harun Said yang dianggap terlibat pemboman di Orchard Road pada 1965.

Penamaan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) adalah hak sebuah negara sepenuhnya. Negara lain diminta tidak mengintervensi pemberian nama KRI.

"Penghormatan kepada pahlawan di sebuah negara yang diabadikan dalam penamaan objek tertentu tidak boleh diintervensi oleh negara lain. Penamaan KRI Usman Harun sudah sesuai prosedur dan merupakan hak negara pemilik kapal," kata mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Pramono Edhie Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Senin (10/2/2014).

Usman Harun diambil dari nama dua anggota KKO (Komando Korps Operasi, sekarang Marinir TNI-AL), Usman dan Harun Said yang mengebom MacDonald House di Orchrad Road yang menewaskan tiga orang pada masa konfrontasi dengan Malaysia tahun 1965 bagian daripada kebijakan Ganyang Malaysia yang dijalankan Pemerintahan Soekarno.

"Penamaan KRI Usman Harun jangan dipahami dalam konteks peperangan masa lalu. Penamaan KRI Usman Harun sebaiknya dipahami dalam konteks sebuah negara dalam memberikan motivasi kepada rakyatnya untuk bersumbangsih mengisi kemerdekaan dengan pembangunan yang berkualitas dengan mencotoh sumbangsih para pendahulu kita," jelas Edhie.

Persepsi yang berbeda terhadap kebijakan pemerintah sebuah negara dengan negara lain adalah sebuah hal yang biasa. "Perbedaan presepsi tidak boleh menjadikan Indonesia surut dan gamang untuk tetap melanjutkan dan memberlakukan kebijakan itu," ucapnya.

Dia berharap Pemerintah Singapura dapat mengerti dan menganggap masalah ini selesai serta melanjutkan hubungan baik yang sudah terjalin selama ini.

Sebelumnya Panglima TNI Jenderal Moeldoko menegaskan penamaan KRI Usman Harun yang baru saja diluncurkan tidak akan diganti. Karena sudah merupakan tradisi yang terus diturunkan oleh TNI Angkatan Laut.

"Kan sudah dijawab sama Menkopolhukam. Ini tradisi yang dikembangkan di TNI AL menamakan kapal dengan nama pahlawan nasional, dan tidak ada tujuan lain," kata Moeldoko di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat 7 Februari lalu.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    20 %
    Setuju
    276 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    1.092 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    43 respon

Total Respon: 1.411
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft