okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Wed, 03 Jul 2013 12:17:47 GMT | By yudha, okezone.com

Nanan: Polisi Menembak karena Tugas



Nanan: Polisi Menembak karena Tugas

JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyayangkan aksi pembakaran Mapolsek Rawas Ulu dan Mapolsek Sementara Rupit, Musi Rawas, Sumatera Selatan. Pembakaran tersebut dilakukan warga menyusul tewasnya seorang pelaku pencurian akibat ditembak polisi.

Menurut Wakapolri Komjen Pol. Nanan Sukarna, polisi menembak lantaran tugas, kewajiban dan tanggung jawab. Bukan, karena hal pribadi, emosional dan sebagainya.

"Sehingga, kalau polisi harus bertindak tegas, maka dia hanya karena tugas kewajiban dan tanggung jawab. Bukan karena hal lain," jelas Nanan saat ditemui di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (3/7/2013).

Nanan menegaskan, siapapun anggota polisi yang melakukan penembakan bukan karena tugas dan tanggung jawab, maka harus ditindak. "Tidak boleh karena pribadi, emosi dan kesal melakukan tindakan seperti itu. Harus diusut siapapun anggota Kepolisiannya," sambungnya.

Sesuai dengan tema Kepolisian, lanjut Nanan, tolong masyarakat tetap mengawasi, mengoreksi dan menegur polisi jika melakukan kesalahan baik dilevel Polsek, Polres, Polda hingga Polri.

"Kepolisian ini di level mana saja. Tapi sebelum menegur juga harus taat kepada polisi dan aturan, serta ketentuan yang ada. Tapi kalau tidak, maka polisi harus bertindak tegas. Nah, ini yang harus disinkronkan. Jadi, kalau polisi sedang benar ya didukung, kalau salah ya diawasi dan ditegur," simpulnya.

Sementara itu, Nanan juga mengatakan silahkan mengusut jika Kepolisian memang melakukan pelanggaran Hak Azasi Manusia (HAM) di Musi Rawas, seperti yang diungkapkan Komisi Nasional (Komnas) HAM.

"Silahkan diusut, Kepolisian tidak ada niat untuk ngeles. Silakan kita terbuka dan diusut," pungkasnya.

Perlu diketahui, aksi pembakaran Mapolsek Rawas Ulu dan Rapit, merupakan buntut tewasnya Heri (19) warga Karanganyar, menjadi target operasi Polres Musi Rawas. Heri dikenal sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan di daerah Rupit dan meresahkan warga.

Selain membakar dua Mapolsek, massa juga menutup Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum). Akibatnya arus lalu lintas tersebut lumpuh hingga dini hari tadi.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    154 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    620 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    31 respon

Total Respon: 805
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft