okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 10 Jun 2013 01:17:26 GMT | By rizka, okezone.com

Masyarakat Diminta Ikut Awasi Distribusi BLSM



Masyarakat Diminta Ikut Awasi Distribusi BLSM

JAKARTA - Rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh pemerintah dapat disikapi secara bijak oleh berbagai pihak, baik oleh stakeholder pemerintah maupun masyarakat. Sebab, keputusan ini tentu melewati banyak tahapan, baik di tingkat eksekutif maupun legislatif.

Politikus Partai Demokrat Ingrid Kansil mengatakan, kenaikan harga BBM ini termasuk salah satu cara pemerintah menutupi beban anggaran yang meningkat.

"Kenaikan BBM merupakan salah satu cara pemerintah untuk menutupi beban anggaran yang membumbung tinggi yang digunakan untuk subsidi," kata Inggrid, melalui rilisnya, di Jakarta, Minggu (9/6/2013).

Menurutnya, dengan adanya kenaikan harga BBM ini diharapkan terjadi pengalihan anggaran subsidi untuk kegiatan padat karya dan program-program bagi masyarakat miskin dalam usaha ekonomi produktif seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE) , Program Keluarga Harapan (PKH), Desa Lestari, hingga program-program stimulan lainnya yang dapat menumbuhkan kemandirian ekonomi masyarakat.

Untuk Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai konvensi dari subsidi harga BBM ini, Ingrid juga berharap dalam pelaksanaannya nanti masyarakat dapat berperan aktif dalam proses pendistribusian dan pengawasan. "Sehingga penerima manfaat merupakan golongan yang benar-benar membutuhkan bantuan," kata anggota Komisi VIII ini.

Di sisi lain, pemerintah juga memiliki program untuk mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan, yaitu dengan menggunakan program Master Plan Percepatan dan Perluasan Kemiskinan (MP3KI). MP3KI ini, kata Inggrid, dapat mengurangi gap, kesenjangan antar daerah-daerah pusat pertumbuhan dengan daerah yang tergolong masih miskin dan terbelakang.

"MP3KI terbagi dalam empat klaster, Klaster satu berupa beasiswa miskin, Jamkesmas, beras miskin, PKH. Kalster dua yaitu PNPM, Kalster tiga yaitu KUR dan Klaster empat berupa rumah sangat murah, kendaraan angkutan umum murah, air bersih untuk rakyat, listrik murah," paparnya.

Menurutnya, program tersebut akan berdampak positif pada pendapatan riil masyarakat dan mendorong peningkatan pada daya beli masyarakat untuk memperbaiki kemampuan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup dan konsumsi sehari-hari.

Inggrid juga menyampakan beberapa program kerja dan perkembangan di Legislatif, khususnya komisi VIII. Inggrid mendukung serta mengapresiasi program bantuan untuk siswa miskin (BSM) yang akan digelontorkan untuk tiga juta siswa yang tidak mampu di seluruh Indonesia.

Selain itu, dalam keterangan rapat dengan Kemensos, Inggrid juga sempat menanyakan jumlah alokasi kecamatan untuk Sukabumi di mana Program Keluarga Harapan (PKH) hanya menyentuh 17 kecamatan dari 54 kecamatan. Dan sinyal positif diberikan oleh kementerian yang menyatakan bahwa pada tahun 2014 nanti, seluruh daerah di kabupaten dan kota akan mendapatkan program PKH secara merata.

"Pada bulan November ini penambahan anggaran PKS sebanyak Rp800 ribu akan digulirkan, oleh karena itu mari bersama-sama mengawal proses tersebut sehingga program tersebut dapat langsung sampai kepada penerima manfaat," kata Inggrid.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.205 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.253 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    457 respon

Total Respon: 6.915
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft