okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2014, All Rights Reserved)
Updated: Fri, 03 Jan 2014 05:18:34 GMT | By anton, okezone.com

Kondisi Gunung Sinabung Saat Ini Mirip dengan 1.200 Tahun Lalu



Kondisi Gunung Sinabung Saat Ini Mirip dengan 1.200 Tahun Lalu

BANDUNG - Letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, saat ini mirip dengan kondisi sekira 1.200 tahun lalu.

"Gunung Sinabung ini pertama kali meletus 1.200 tahun lalu atau sekira tahun 800 M. Baru muncul lagi (erupsi) freatik pada 2010 sampai 2013. Kemarin-kemarin mulai muncul magmatis," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendrasto, di Kantor PVMBG, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (3/1/2014).

Mulai pertengahan Desember 2013 hingga awal Januari 2014, sebut dia, terjadi beberapa kali longsoran di sekitar gunung. Bahkan, pada 22 Desember mulai terlihat ada cahaya api di sekitar kawah.

"Ada sinar api, berarti ada kubah lava yang tumbuh," ungkapnya.

Pada akhir Desember, cahaya api kelihatan semakin tinggi. "Pada 30 Desember kubah lava mulai turun ke arah bawah ke tenggara. 30 Desember itu terjadi letusan setinggi empat kilometer," bebernya.

Letusan itu mengeluarkan awan panas tanpa didahului plinian atau letusan besar. "1.200 tahun lalu juga ada awan panas tanpa didahului plinian," jelasnya.

Kesamaan lainnya adalah adanya gempa hybrid dengan jumlah antara 1.000 dan 1.700 kali. "Gempa hybrid itu depannya high frequence, belakangnya low. Artinya dia meretakkan batuan dulu, cairan (dari bawah) mendesak ke atas, terjadi retakan, lalu (lava) mengalir," paparnya.

Menurutnya, kondisi itu merupakan ciri terbentuknya kubah lava baru di sebuah gunung. Gempa hybdrid sendiri hingga kini masih terus berlangsung meski intensitasnya menurun hingga 400 kali sehari. Bahkan, kemarin hanya terjadi 220 kali gempa hybrid.

"Itu menunjukkan suplai (lava) masih ada, kemudian guguran awan panas atau kubah lava juga makin banyak," ujar Hendrasto.

PVMBG juga mencatat adanya gempa tremor masih terus terjadi di Gunung Sinabung, kadar H2S di kisaran 0,6-2,6 persen volume, sedangkan S02 di bawah 1.000.

Saat ini, PVMBG masih melakukan pemantauan intensif di lokasi, namun belum bisa dipastikan Status Awas atau level IV dicabut. Sinabung bersatus Awas sejak 24 November 2013.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.380 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.462 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    923 respon

Total Respon: 9.765
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft