okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 25 Feb 2013 10:38:21 GMT | By budi, okezone.com

Kisah Cinta Gadis Kura-Kura



Kisah Cinta Gadis Kura-Kura

Judul Buku: Bokutachi No Unmei

Penulis: Orihara Ran

Penerbit: Diva Press, Yogyakarta

Cetakan: Pertama, Oktober 2012

Tebal: 236 halaman

ISBN: 978-602-7640-43-6

Di balik tingkah aneh serta pembawaan sikapnya yang lamban seperti seekor kura-kura, namun gadis muda misterius itu memiliki kemampuan luar biasa yang bisa membuat orang lain terpengaruh oleh pembawaan khasnya serta rasa percaya diri yang tinggi yang akan ia tampakkan pada saat-saat tertentu. Bahkan kejutan-kejutan tak terduga yang ia lakukan saat beradu akting dengan lawan mainnya membuat para kru dan produser terkesima tak percaya dengan improvisasi mengesankan gadis aneh itu. Benar-benar improvisasi yang sangat memikat dan mengesankan bahkan di luar perkiraan benak mereka.

Hinagizawa Kanon, adalah nama gadis kura-kura itu. Selebriti muda berwajah manis yang memiliki talenta luar biasa dalam dunia akting dan hobi makan snack pocky ke mana pun ia pergi. Sungguh, tak ada yang mengira jika di balik pembawaan aneh dengan wajah tanpa ekspresi itu, namun di sisi lain ia mampu berakting secara total hingga mampu membius banyak penonton.

Asaoka Ichi, adalah pria muda yang juga selebriti papan atas dan digilai banyak gadis, suatu ketika ia harus beradu akting dengan Kanon dalam sebuah drama Jepang berjudul 'Bokutachi No Unmei'. Meski awalnya merasa aneh dengan sikap dan tingkah gadis kura-kura itu, bahkan ia pernah berikrar tak akan terlibat lebih jauh dengannya, tapi lambat-laun Ichi mulai bisa memahami karakter aneh lawan mainnya yang ternyata selalu memiliki alasan unik ketika gadis manis itu baru saja melakukan hal-hal konyol. Bahkan Kanon seringkali mengorbankan dirinya sendiri demi membantu orang lain yang sedang tertimpa kesusahan meskipun konsekuensinya ia harus sering terlambat tiba di lokasi syuting.

Seperti ketika Kanon terpaksa datang ke lokasi syuting dengan mengenakan baju training. Lantas, saat sutradara Seino bertanya mengapa ia memakai baju seperti itu, dengan santai dan memasang wajah polos, Kanon mengatakan bahwa ia baru saja bertemu dengan tukang sulap yang mengubah bajunya menjadi seperti itu. Sebuah alasan konyol dan tak jelas. Padahal, ia terpaksa memakai kostum seperti itu karena kostum miliknya ia berikan kepada orang lain yang bajunya kotor akibat ketumpahan air minuman. Inilah yang membuat Ichi semakin kagum dengan sosok Kanon yang selalu ingin menutupi amal kebaikannya dengan memberikan alasan aneh dan tak masuk akal kepada orang lain.

Suatu ketika, Kanon membuat satu kesalahan hingga membuat sutradara Kawaze meradang, tepatnya saat gadis itu melakukan akting tanpa ekspresi dan tak sesuai dengan yang diinginkan sutradara berkarakter keras dan terkenal sadis itu. Namun, berkat kepiawaian Kanon dalam mendalami karakter seseorang yang harus ia perankan, akhirnya ia mampu membuktikan kepada semua orang bahwa ia bisa melakukan akting lebih bagus bahkan di luar perkiraan sutradara sadis itu.

Seringnya bertemu di lokasi syuting, entah mengapa membuat Ichi lebih peduli terhadap Kanon. Cowok ganteng dan terkenal dingin dengan gadis-gadis yang suka mengejarnya itu lambat laun mampu memahami pembawaan aneh Kanon. Pun dengan Kanon, yang perlahan tapi pasti, juga mulai merasakan getaran aneh di hatinya saat bertemu dengan Ichi. Terlebih, selama ini, tak ada yang peduli dan memerhatikan Kanon yang kurang kasih sayang, karena kedua orangtuanya berada di luar negeri sejak ia masih duduk di bangku SMP.

Novel remaja ini ditulis dengan gaya bahasa ringan dan lincah khas komik, juga menghibur dan mampu mengaduk-aduk emosi ketika membacanya. Meski ada beberapa konflik yang mestinya perlu digali dan dipertajam lagi. Misalnya, mengisahkan lebih detail tentang ambisi Kazuki, cewek yang tergila-gila pada Ichi dan merasa tersaingi dengan kehebatan aktingnya Kanon. Profil dan kata pengantar penulis juga tidak dicantumkan dalam novel ini. Padahal (menurut hemat saya) semestinya sangat perlu, agar pembaca bisa mengenal lebih dekat tentang biografi singkat Orihara Ran, penulis novel ini.

Diresensi oleh: Sam Edy Yuswanto

Penulis lepas dan penikmat buku, tinggal di Kebumen.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    18 %
    Setuju
    769 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    3.234 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    173 respon

Total Respon: 4.176
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft