okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 22 Apr 2013 12:43:18 GMT | By taufik.budi, okezone.com

Gerindra: Kualitas Hidup Perempuan di Indonesia Harus Lebih Baik



Gerindra: Kualitas Hidup Perempuan di Indonesia Harus Lebih Baik

JAKARTA _ Raden Ajeng Kartini tak hanya dikenal sebagai Pahlawan Nasional melainkan juga tokoh emansipasi yang memperjuangkan ide tentang hak-hak wanita agar bisa hidup lebih maju. Namun, berbagai kemajuan yang dicapai belum berarti kualitas hidup perempuan menjadi lebih baik.

Indonesia meratifikasi konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan melalui UU Nomor 7 Tahun 1984. Hal itu bukti kuat komitmen negara melindungi kaum perempuan.

Meski sudah cukup lama, angka kekerasan perempuan dalam lima tahun terakhir justru meningkat. Misalnya, dari 25.522 kasus pada 2007, meningkat menjadi 119.107 kasus di 2011. Bentuk kekerasan yang terjadi seperti kekerasan secara ekonomi, fisik,dan seksual. Belum lagi tingkat pemerkosaan yang tinggi. Per 25 Januari 2013, sudah terjadi 25 kasus, dengan jumlah korban 29 orang. Ini artinya, setiap satu hari terjadi satu kali kasus pemerkosaan.

Selain itu, kasus perdagangan manusia (human trafficking) masih banyak ditemukan. Pada 2011, kurang lebih ada sekira 289 kasus trafficking perempuan dan 43 kasus kekerasan di tempat kerja. Itu merupakan kasus-kasus yang dapat diidentifikasi. Meskipun demikian, fenomena itu bisa jadi hanya lah fenomena gunung es.

Secara politik, upaya meningkatkan peran perempuan dilakukan dengan adanya 30 persen kuota perempuan di Daftar Calon Anggota Legislatif Parpol.

Oleh sebab itu, Partai Gerindra yakin, upaya secara politik kuota itu bisa dijadikan cara merespon permasalahan tersebut. "Semakin banyak perempuan berada di sistem politik, semakin berkualitas lah kebijakan yang berkaitan dengan isu perempuan," kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Fadli Zon dalam keterangan tertulisnya, Minggu 21 April.

Bahkan kata dia, Gerindra telah menempatkan 35 persen kuota perempuan dalam Daftar Caleg. Melebihi dari yang diminta oleh KPU. Dengan harapan, kehidupan perempuan di Indonesia bisa lebih baik.

"Selamat Hari Kartini, semoga kiprah perempuan di Indonesia terus bertumbuh lebih maju," pungkasnya.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.020 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.421 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    756 respon

Total Respon: 8.197
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft