okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Wed, 06 Feb 2013 07:42:43 GMT | By rizka, okezone.com

Demokrat Sudah Hancur Lebur!



Demokrat Sudah Hancur Lebur!

JAKARTA - Kisruh internal plus kasus korupsi yang menyeret sejumlah kader Partai Demokrat berpotensi menuai dampak buruk terhadap partai tersebut menjelang Pilpres 2014. Survei teranyar menempatkan partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu di posisi ketiga.

Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Iberamsjah mengatakan, ketidakharmonisan hubungan antarfaksi yang ada dalam partai tersebut membuat partai berlambang bintang mercy ini semakin melemah.

"Tiga faksi yakni Anas dengan HMI connection-nya, kemudian faksi Marzuki Alie, dan faksi Andi (Mallarangeng) dengan Indonesia timurnya. Mereka tiga faksi itu semua sudah lemah," ujar Iber kepada Okezone, Selasa (5/2/2013) malam.

Rentetan kasus korupsi yang mendera kader Partai Demokrat juga menjadi tamparan keras yang dapat berpengaruh buruk terhadap elektabilitas partai. Apalagi aroma persaingan dari partai besar seperti Golkar dan PDI Perjuangan dengan segenap kekuatannya akan menjadi ancaman serius partai penguasa.

"Peristiwa korupsi yang melibatkan kader, kisruh internal, membuat Demokrat hancur lebur dan sulit bersaing di (Pemilu) 2014," tandas Iber.

Seperti diketahui, Partai Demokrat semakin merosot dalam survei yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC). Hal ini tentu tidak lepas dari banyaknya kader Partai Demokrat yang terlibat dalam kasus korupsi.

Berdasarkan survei tersebut, posisi pertama jika Pemilu dilakukan sekarang ditempati oleh Partai Golkar dengan 21,3 persen, PDI Perjuangan 18,2 persen, Partai Demokrat 8,3 persen, Partai Gerindra 7,2 persen, dan PKB 5,6 persen.

Sedangkan partai baru yakni Partai NasDem memperoleh 5,2 persen, PPP 4,1 persen, PKS 2,7 persen, PAN 1,5 persen, serta partai lain 3,1 persen. Sedangkan 21,4 persen belum menentukan pilihan.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.301 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.236 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    890 respon

Total Respon: 9.427
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft