okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Thu, 25 Jul 2013 04:05:31 GMT | By m.syaifullah, okezone.com

Bentrok Brimob Vs Sabhara Dipicu Guyonan



Bentrok Brimob Vs Sabhara Dipicu Guyonan

JAKARTA - Pemicu bentrokan antara Satuan Brimob dan Sabhara di Markas Direktorat Sabhara Polda Jateng di Mijen, Jawa Tengah, ternyata dipicu persoalan sepele. Yaitu, guyonan di BlackBerry Messenger.

Belakangan guyonan tersebut ditanggapi emosional oleh salah satu pihak hingga berujung bentrokan. Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Ronny F Sompie menjelaskan, penyerangan terjadi pada Rabu 24 Juli 2013, sekira pukul 22.30 WIB di Kantor Sabhara, di Jalan RM Hadi Subeno Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.

"Terjadi keributan dan perusakan oleh beberapa anggota Satuan Brimob Polda Jateng sejumlah 30 orang mendatangi kantor Sabhara. Terjadi miskomunikasi di antara mereka sebelum terjadi keributan," jelas Ronny kepada wartawan di Gedung Humas Polri, Jakarta, Kamis (25/7/2013).

Ronny menyebutkan ada empat korban luka dari satuan Sabhara Polda Jateng, yakni Bripda Irham (21) mengalami luka sobek di kaki kiri, Bripda Aditya (19) mengalami sobek di kaki kanan, Bripda Anugrah Dwi P (20) luka sobek tangan kanan dan Bipda Fajar Gunanto (20) luka memar di wajah kena benda tumpul.

Sementara korban luka juga dialami anggota satuan Brimob Polda Jawa Tengah. Mereka adalah Bripda Liyang Lukita, yang mengalami luka memar paha kanan, Bripda Noch Setia Aji, mengalami luka kaki sebelah kiri, Bripda Moch Nur Solikin, memar pada bahu kanan dan Bripda Pundi Linnga Pratama, luka lecet pada kaki.

Menurut Ronny, sebanyak 30 anggota Brimob Polda Jawa Tengah menggunakan kendaraan bermotor sekira pukul 22.30 WIB mendatangi Kantor Sabhara Polda Jawa Tengah, untuk mengklarifikasi kiriman pesan melalui BlackBerry Messenger.

"Saat bertanya terjadi silang pendapat. Akhirnya mereka melakukan pemukulan satu sama lain," kata Ronny.

Ronny tidak merinci isi BlackBerry Messenger yang memicu perkelahian. Namun, garis besarnya ada kalimat berisi tantangan. "Sebenarnya kalau secara rendah hati melihatnya ini biasa, seperti goyon di antara mereka. Tapi, sudah diselesaikan oleh Kapolda Jateng karena ini kenakalan-kenakalan kecil di antara mereka," tegasnya.

Mantan Kepala Biro Pengawas Penyidik Polri ini menyatakan sebenarnya penyebab masalah karena kenakalan dan guyonan tidak ada kaitannya dengan pertikaan antara Satuan Brimob dengan Sabhara.

"Ini merupakan permasalahan yang bersifat pribadi. Sumber pertama itu pribadi, diduga pengirim BBM dari Bripda Fahri kepada temannya yang satu angkatan. Ini guyonan yang menyinggung perasaan. Oleh karenanya, perlu dilatih sikap sabar di antara mereka untuk berkomunikasi satu sama lain," tutupnya.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.451 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.579 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    347 respon

Total Respon: 8.377
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft