okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Wed, 03 Apr 2013 12:36:09 GMT | By yudha, okezone.com

Bendera GAM Diganti, Warga Aceh Ancam Referendum



Bendera GAM Diganti, Warga Aceh Ancam Referendum

JAKARTA - Ketua Komisi A DPR Aceh, Teungku Adnan Beuransyah menegaskan, warga Aceh akan tetap mempertahankan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang Bendera dan Lambang Aceh, yang menetapkan bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sebagai bendera provinsi.

Menurutnya, jika pemerintah pusat tetap akan mengganti lambang GAM tersebut, maka warga Aceh akan melangsungkan referendum atau jajak pendapat.

"Bendera dan lambang tersebut sudah ditetapkan oleh semua warga Aceh, pemerintah daerah dan DPR A. Semuanya sudah sepakat, jika pemerintah pusat tetap akan mengganti, kita akan referendum untuk menentukan kembali bendera dan lambang. Namun itu tidak perlu, karena mayoritas warga Aceh sudah sepakat," ujar Adnan kepada Okezone, Selasa (2/4/2013).

Politikus dari Partai Aceh tersebut, meminta agar pemerintah pusat jangan mencampuri urusan warga Aceh, untuk mengganti Bendera bulan bintang dan burak singa menjadi bendera dan lambang Aceh. Karena semua sudah sepakat dan mempertahankan Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tersebut.

"Pemerintah pusat seharusnya tidak perlu mencampuri tentang Qanun itu, karena Aceh saat ini sudah damai. Tolong hormati kami, hanya segelintir orang saja yang menolak bendera dan lambang GAM ini, " tukasnya.

Sebelumnya Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan ada 12 poin yang harus diklarifikasi terkait Qanun Nomor 3 Tahun 2013 tentang bendera dan lambang Aceh. Pemerintah Provinsi Aceh diberi waktu 15 hari untuk menyelesaikannya.

"Ada waktu 15 hari untuk penyesuaiannya," kata Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Djohermansyah Djohan, Selasa (2/4/2013).

Djohermansyah menyampaikan kedatangannya ke Aceh untuk menyerahkan hasil evaluasi dan klarifikasi Kemendagri terhadap Qanun bendera dan lambang Aceh, dimana ada 12 poin klarifikasi dari Mendagri terhadap Pemprov Aceh.

22Komentar
3 Apr, 2013 10:07
avatar
Warga Aceh sadarlah. Jangan sampai Alla SWT murka kembali seperti Tsunami yang seperti dahulu.
3 Apr, 2013 09:06
avatar
kenapa mesti ada bendera disuatu propinsi, bukannya bendera negara indonesia itu merah putih? atau aceh bukan bagian dari negara indonesia?
3 Apr, 2013 12:28
avatar
Setuju langkah DPR, atribut GAM sebaiknya tidak dikibarkan, ini akan menggerogoti nasionalisme dan membangkitkan jiwa separatisme. Yogyakarta saja yang lebih berhak sebagai negara merdeka di awal kemerdekaan tdk demikian.
3 Apr, 2013 08:25
avatar
Negara tidak boleh kalah dengan kepentingan orang2 yg mempunyai kepentingan golongan saja,masih banyak manfaat lain buat rakyat aceh daripada meributkan masalah bendera.
3 Apr, 2013 11:59
avatar
perang lagi.. perang lagi ujung-ujungnya,... kyknya manusia sekarang sudah tidak mau untuk damai pa ya?? kiamat sudah dekat klu  terjadi perang saudara trs2an



http://aliyazahranabillah.blogspot.com/

3 Apr, 2013 13:39
avatar
Sok Terus saja pada ribut ,gak ada gunanya ngomong ini ngomong itu
3 Apr, 2013 13:22
avatar
NKRI harga mati..., hukum harus benar-benar ditegakkan, korupsi diberantas habis, koroptor hukum mati. agar daerah-daerah ga ngiri.


3 Apr, 2013 07:45
avatar
ujung2nya aceh bakal jadi negara deh... seperti timor timor dulu...
3 Apr, 2013 14:09
avatar
kenapa mesti ribut soal bendera ya? emang di sana yg hidup cuma suku Aceh? sombong2 amat deh kyk ga hargain suku atau umat lain. kita Indonesia Bro!! tar di kasih Tsunami lagi br Sadar minta ampun
3 Apr, 2013 15:18
avatar
JANGAN SALAHKAN ORANG ACEH, ini semua terjadi karena bentuk ketidak adilan pemerintah pusat dalam pembangungan dan kesejahteraan di daerah luar pulau jawa... pembangunan di indonesia terlalu terfokus pada sebuah PULAU saja..
3 Apr, 2013 14:36
avatar
biar saja aceh merdeka,mereka memang bangsa yang sombong.di kota medan saja mereka tidak berbaur dengan suku lain.mereka berkelompok.sudah tidak ada apa2nya lagi aceh itu.nombok nanti indonesia kalau miara aceh.tsunami aja tidak mengurangi kesombongan mereka.bila aceh menjadi negara sendiri maka kita akan melihat sebuah negara yang berpenduduk orang2 bodoh dan serakah,juga menambah daftar negara miskin dunia.mari bersama kita menghapus nama serambi mekkah dari aceh.cuma mie aceh saja yang berguna dari aceh.
3 Apr, 2013 14:48
avatar
anak2 saja sudah tau,jika ada kendaraan yang hilang  di medan seperti mobil,sepeda motor,pasti jawabannya "pasti sudah dibawa ke aceh",makanya mereka minta merdeka.kalu merdeka masing2 warganya pasti semua memiliki kendaraan.sudah gak sabar jalan2 pake kendaraan yg banyak hilang di medan.
3 Apr, 2013 13:10
avatar
Koreksi boss,... Bukan bendera GAM ( GAM sudah tak ada lagi semenjak MOU Helsinki )
Tapi bendera ureung ACEH. ( Jangan saLah tulis, krn akan lain artinya )
3 Apr, 2013 13:20
avatar

Bagi anda2 yang bukan orang ACEH ( Tdk terlahir dan di besarkan di Aceh ) ga usah banyak komentar lah. Apalagi anda tdk tau tentang kesepakatan damai/ MOU Helsinki. Masalah BENDERA - HIMNE - BATAS WILAYAH Dan Banyak lagi poin2 kesepatan yg telah di setujui ke 2 belah pihak, tapi INDONESIA ( PUSAT/JAKARTA ) Terus dan terus mengingkarinya.
Kalau daerah laen menginginkan Bendera juga seperti ACEH, Gampang,... Anda berperang dulu lah dg JAKARTA/INDONESIA Minimal 30 tahun,.... ACEH TERUS DI BOHONGI Mulai dari Soekarno - Soeharto - Megawati Dan skrg SBY,.. Sama saja semua ingkar janji.
Intinya : Biar kan Kami Org ACEH menyelesaikan dan mengurus sendiri masalah kami dg pemerintah pusat. Bila anda tdk bersimpati ya plisssss DIAM AJA ga usah KOMENT MACAM - MACAM. Wslm
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.385 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.488 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.801
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft