okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Tue, 24 Jan 2012 12:05:42 GMT | By kemas, okezone.com

3 Siswi di Denpasar Dijual ke 'Om Senang'



3 Siswi di Denpasar Dijual ke 'Om Senang'

DENPASAR- Tiga orang pelajar SMP di Denpasar dipaksa melayani nafsu bejat para pria hidung belang dengan iming-iming uang Rp400 ribu sekali kencan.

Mereka menjadi korban perdagangan manusia pelaku berinisial F (17) yang telah ditangkap petugas dari laporan orang tua korban.

Ketiga pelajar SMP itu masing-masing berinisla IS (14), Hi (16), dan HL (16), semuanya tinggal Sesetan di Denpasar Selatan.

"Pelaku kami tangkap dari laporan orang tua IS yang menyatakan anaknya hilang tiga hari tidak pulang," kata Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan AKP I Made Dayendra dalam keterangan resminya, (24/1/2012).

Dari pengakuan IS, dia telah dipaksa melayani pria hidung belang dengan bayaran Rp400 ribu sekali memberi layanan di ranjang. IS juga mengaku telah dua kali dipaksa memenuhi hasrat pria yang menginginkan tubuh anak yang masih bau kencur ini.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan membekuk F yang tinggal di Sesetan, Denpasar. Belakangan diketahui korban F tidak hanya IS namun juga dua pelajar lainnya HI dan HL.

"Awal kenalan saya tanya ke dia, mau tidak melayani om-om, dia bilang mau," dalih F. Karena tergiur mendapat iming-iming antara Rp300 sampai Rp400 ribu, mereka akhirnya mau melayani hasrat biologis para pria lanjut usia itu.

Biasanya F langsung mengontak tamu yang ingin menikmati daun muda itu dan biasanya kencan dilakukan di sejumlah penginapan atau hotel di Denpasar atau Badung.

Atas pengakuan wanita tamatan SD ini, polisi masih mendalami dengan memintai keterangan ketiga korban. Hanya saja, dari pengakuan ketiga korban mereka justru dipaksa melayani pria hidung belang.

Polisi terus mengembangkan kasus ini, guna melacak kemungkinan adanya jaringan sindikat perdagangan para ABG di Bali tersebut.

Apapun dalih pelaku, polisi tetap menyeret wanita yang telah bercerai itu dan menjerat dengan UU NO 23 tahun tahun 2002 pasal 83 tentang perdangan anak di bawah umur.

Ancaman tindak pidana tersebut maksimal 15 tahun penjara dan kini F telah ditahan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.330 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.328 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    906 respon

Total Respon: 9.564
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft