okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Fri, 13 Jan 2012 12:08:49 GMT | By carolina.christina, okezone.com

Wagub Aceh Khawatirkan Perang Cumbok Terulang



Wagub Aceh Khawatirkan Perang Cumbok Terulang

BANDA ACEH _ Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar Aceh mengatakan elit politik diminta untuk mengakhiri konflik kepentingan terkait Pemilukada karena ini dikhawatirkan akan mengganggu perdamaian di Aceh.

"Yang terpenting bagi Aceh saat ini adalah iklim keamanan yang kondusif, sehingga membuat ekonomi masyarakat berkembang. Kalau kondisi keamanan yang tidak menentu, akan membuat investor enggan melirik Aceh" kata Nazar kepada wartawan di Banda Aceh, Kamis (12/1/2012).

Nazar mengatakan rakyat Aceh sudah lelah dengan konflik. Elit politik diminta untuk tidak memanfaatkan situasi sehingga akan menyeret lagi Aceh ke ranah konflik. Konflik dinilai hanya akan merugikan rakyat.

Nazar khawatir kalau kisruh ini tak segera dihentikan maka Aceh akan kembali ke konflik antar elit seperti yang pernah terjadi di daerah itu pada 1946 hingga 1947. Konflik itu dikenal dengan perang cumbok. "Perang cumbok adalah konflik antar-elit politik di Aceh," tuturnya.

Perang cumbok adalah pertikaian antara ulama dengan kaum bangsawan (Hulu balang). Banyak jatuh korban jiwa dikedua pihak dalam perang tersebut.

"Jangan sampai ini terulang lagi, rakyat Aceh sudah sangat lelah dengan konflik. Sepanjang sejarah Aceh dipenuhi dengan konflik," sebut Nazar.

Terkait dengan adanya gugatan Mendagri Gamawan Fauzi ke Mahkamah Konstitusi, Nazar mengaku siap menerima apapun keputusan MK, apakah Pilkada ditunda atau dilanjutkan.

"Kalau kemudian ditunda dan dibuka pendaftaran calon kembali, tidak masalah. Saya sebagai peserta ikut saja apapun keputusannya," kata Nazar.

Nazar termasuk seorang kandidat calon Gubernur Aceh 2012-2017. Hari ini Nazar resmi mendeklarasikan dirinya sebagai calon kandidat berpasangan dengan Nova Iriansyah, anggota DPR RI dari Partai Demokrat.

Pasangan ini diusung koalisi Demokrat, PPP dan Partai Suara Independen Rakyat Aceh (SIRA) dan menjadi satu-satunya pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur yang diusung partai politik.

Menurut Nazar, makin ramai yang daftar, membuat pertarungan di Pilkada makin seru. "Seperti film, makin ramai pemain kan makin bagus filmnya," celoteh Nazar.

Namun, kata dia, yang terpenting adalah bagaimana semua kandidat bisa bersaing secara sehat dalam merebut dukungan masyarakat.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.904 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.053 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    708 respon

Total Respon: 7.665
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft