okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2012, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 09 Jan 2012 12:46:35 GMT | By carolina.christina, okezone.com

Polres Bandara Soekarno Hatta Ungkap Sindikat Narkoba Rp308 Miliar



Polres Bandara Soekarno Hatta Ungkap Sindikat Narkoba Rp308 Miliar

TANGERANG- Petugas Polres Metro Bandara Soekarno Hatta berhasil mengungkap sindikat jaringan narkoba antar provinsi dan internasional di sebuah Apartemen Taman Angrek, Paviliun 7 lantai 46, Jakarta.

Dari hasil penangkapan didapatkan 350 ribu butir ekstasi dan 50 Kg Sabu senilai Rp308 miliar.

"Berawal dari penangkapan tersangka berinisial F, dari sana kita kembangkan hingga akhirnya mengarah pada KTC warga negara Malaysia yang tinggal di Apartemen Taman Angrek , dari sana kita dapatkan barang bukti senilai Rp308 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Baharudin Jafar, saat menggelar konfrensi pers di Polres Bandara Soekarno Hatta Senin (9/1/2012)

Selain sabu dan ekstasi berbagai jenis, petugas juga mengamankan 57 kg ganja siap pakai. " KTC di jerat UU nomer 35 tahun 2009, pasal 114/112," ucapnya lagi.

Sementara itu Kapolres Metro Bandara Soekarno Hatta, Kombespol Reynhard Silitonga mengatakan dari hasil pengungkapan jaringan ini berhasil diamankan, AH, NA, RD, F, BR dan KTC.

"Ini berawal dari penangkapan pengedar sabu antar provinsi Jakarta - Banjarmasin, dan berlanjut dengan penangkapan jaringan lain, Medan-Surabaya, Jakarta-Pontianak, Aceh-Jakarta hingga akhirnya mengantarkan kita pada KTC," terangnya lagi.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.292 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.210 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    886 respon

Total Respon: 9.388
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft