okezone.com (© Copyright (c) okezone.com 2013, All Rights Reserved)
Updated: Mon, 30 Sep 2013 09:24:36 GMT | By anton, okezone.com

40 Personel Basarnas Cari Jasad Anggota Mapala Unand



40 Personel Basarnas Cari Jasad Anggota Mapala Unand

PADANG - Pagi ini tim Basarnas Kota Padang, Sumatera Barat, mengerahkan 40 anggota untuk mencari Aidil Akbar, mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Andalas (Unand), yang masih hilang akibat terseret air bah pada 28 September di Batang (Sungai) Kuranji, Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Padang.

Menurut Humas Basarnas Padang, Arief Pratama, hari ini ada empat tim dari Basarnas yang jumlah personel totalnya 40 orang. Mereka akan menyusuri sepanjang aliran Sungai Kuranji sampai di muaranya di kampus Universitas Bung Hatta Padang.

Pencarian mengerahkan empat perahu kecil, satu kapal A2, dan satu perahu mesin tempel dari BPBD. "Ini khusus yang mencari di laut, sementara tim lainnya akan menyisir aliran Sungai Kuranji, baik darat maupun dalam sungai," bebernya kepada Okezone, Senin (30/9/2013).

Selain dari Basarnas, lanjut dia, tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang, Sekretaris Bersama Pencinta Alam, Pencinta Alam Solo, Mapala Unand, Resimen Mahasiswa, Kopma Unand, serta masyarakat, ikut membantu.

Aidil hilang terbawa arus saat delapan anggota pencinta alam Unand melakukan survei lokasi untuk Pendidikan Dasar Mapala. Mereka bergerak dari Belimbing menyusuri perbukitan di daerah Padang Karuah sekira pukul 15.30 WIB. Saat tiba di Patamuan, mereka ingin menyeberang Sungai Kuranji. Namun lantaran debit air meningkat sekira 20 sentimeter dari normal, penyeberangan pun urung dilakukan. Mereka menunggu debit air sungai kembali normal.

Pada pukul 18.00 WIB tim memutuskan menyeberang, namun di tengah penyeberangan air bah tiba-tiba menerjang dan menyeret enam mahasiswa. Dua mahahasiwa selamat, lima ditemukan meninggal dan satu masih hilang.

Berikut delapan nama mahasiswa yang ikut dalam survei:

1. Aidil Akbar, hilang, FE angkatan 2011,

2. Rizki Tega, tewas, DIII FE angkatan 2010,

3. Deni Linardo, tewas, Faperta angkatan 2010,

4. Veglan Rizki Ananda, tewas, FE angkatan 2012,

5. Artica Caspela, tewas, FK Psikologi angkatan 2011,

6. Elin Florita, tewas, mahasiswa FTP angkatan 2012,

7. Ivo Nurdio Putra, selamat, Sosiologi angkatan 2009,

8. Meta Ramarita, selamat, Peternakan angkatan 2010.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.274 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.174 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    881 respon

Total Respon: 9.329
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft