Merdeka Peristiwa News Feed
Updated: Sat, 01 Jun 2013 06:46:01 GMT | By Merdeka Peristiwa News Feed

Kronologi penembakan Tito Refra Kei



Berita Satu


MERDEKA.COM, Adik kandung John Kei, Tito Refra Kei, malam ini tewas ditembak oleh dua orang tidak dikenal sekitar pukul 19.00 WIB. Tito meregang nyawa setelah ditembus timah panas, saat sedang bermain kartu di dekat rumahnya, di Perumahan Titian Indah Bekasi, Jawa Barat.


Kapolres Bekasi Kota, Kombes Priyo Widyanto, membenarkan peristiwa penembakan itu. Menurut dia, kedua pelaku menggunakan sepeda motor dalam aksinya. Dia mengatakan, kedua penembak itu menghampiri Tito Kei yang sedang bermain kartu itu, lantas melepaskan tembakan. Peristiwa itu terjadi secara cepat.


"Pelaku langsung turun dan menembak. Pelaku mengenakan helm dan jaket warna hitam," ujar Kapolres Bekasi Kota Kombes Priyo Widyanto kepada merdeka.com, Jumat (31/5).


Selain Tito Kei, seorang tukang kopi di dekat lokasi kejadian bernama Ratim pun tewas ditembak. Sementara itu, menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto, saat kejadian Tito sedang bermain kartu bersama lima orang lainnya.


"Tito Kei sedang main kartu berlima di rumahnya," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Rikwanto kepada merdeka.com.


Menurut Priyo, setelah penembakan, kedua pelaku langsung tancap gas meninggalkan lokasi. Sementara jasad Tito Kei dan tukang kopi itu masih terbujur di lokasi. Tidak lama kemudian, kedua jenazah itu dibawa ke Rumah Sakit Ananda, Bekasi, Jawa Barat. Polisi dan anggota TNI berdatangan sekitar pukul 20.00 WIB, dan berjaga-jaga di rumah duka.


Petugas keamanan Rumah Sakit Ananda, Bekasi, Barokah, mengatakan jasad Tito Kei tiba di rumah sakit itu pukul 21.30 WIB. Menurut dia, jenazah Tito Kei masih disemayamkan di ruang Unit Gawat Darurat.


Barokah mengatakan, para pendukung Tito Refra Kei pun sudah berkumpul di Rumah Sakit Ananda, Bekasi, Jawa Barat. Sampai saat ini, jenazah adik kandung John Kei masih berada di ruang Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Ananda, Bekasi, Jawa Barat.


"Banyak pendukungnya. Sudah ramai di sini. Ada sekitar seratus orang. Beberapa anggota polisi juga sudah berjaga-jaga di Rumah Sakit Ananda," kata Barokah, petugas keamanan RS Ananda, Bekasi, Jumat (31/5).


Menurut Priyo, Tito Kei tewas setelah kepalanya ditembus peluru. Sementara tukang kopi yang ikut tewas tertembak di wilayah dada. Sampai saat ini, kondisi rumah duka dan rumah sakit masih dipadati oleh para kerabat Tito Kei. Anggota polisi dan TNI pun bahu-membahu mengamankan lokasi itu.


Sumber: Merdeka.com


1Komentar
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.387 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.489 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    928 respon

Total Respon: 9.804
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft