Merdeka Kriminal News Feed
Updated: Sat, 19 Jan 2013 01:47:00 GMT | By Merdeka Kriminal News Feed

2 Kali dicabuli bapaknya, RI meninggal tertular penyakit



Berita Satu


MERDEKA.COM,


Sungguh sebuah perbuatan yang tidak sepatutnya dilakukan seorang ayah kandung terhadap buah hatinya sendiri. RI (11) bocah kelas V SD, harus menjadi pelampiasan nafsu bejat S, yang notabene adalah ayah kandungnya sendiri. Menurut hasil pemeriksaan sementara, S telah mencabuli RI sebanyak dua kali.


"Dia (S) mengaku dua kali mencabuli anaknya. Peristiwa pertama dilakukan S pada tanggal 16 Oktober 2012 dan 19 Oktober 2012. Tempat kejadian di rumahnya sendiri," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Putut Eko Bayuseno di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/1).


Putut menjelaskan, pada tanggal 16 hingga 19 Oktober 2012 tersebut, istri tersangka sedang dirawat di Rumah Sakit lantaran penyakit kanker ketiak yang diidapnya. "Saat tanggal 19 Oktober, tersangka menyetubuhi anaknya sebelum anaknya berangkat sekolah," tutur Putut.


Saat dicabuli, korban pun tidak dapat melakukan perlawanan apapun, lantaran tangannya ditekan oleh tersangka. "Saat sebelum berangkat sekolah itu, korban merasa kesakitan di sekolah, itu pengakuan dari saksi," ucap Putut lagi.


Berdasarkan beberapa hasil pemeriksaan mulai dari forensik, autopsi, dan keterangan dari dokter medis spesialis kulit dan kelamin menerangkan jika RI mengalami luka di bagian kelamin dan dubur. Hal ini ternyata tertular dari bapak kandungnya sendiri.


Setelah dua kali dicabuli tersangka, korban pun harus menghembuskan napas terakhirnya pada 6 Januari 2013. Diduga, RI tewas lantaran tersangka menderita penyakit kelamin.


"Tersangka menderita penyakit kelamin yang sama dengan korban RI, hal ini yang menguatkan penetapan tersangka kepada S," ucap Putut lagi.


Dijelaskan Putut, berdasarkan pemeriksaan terhadap tersangka didapatkan fakta jika yang bersangkutan sudah menjalani seks bebas sejak usia 14 tahun hingga umurnya yang sekarang 55 tahun. Dan selama itu dia sudah terjangkit penyakit kelamin.


Tingkat libido yang sangat tinggi itu pula, kata Putut menyebabkan tersangka memilih anaknya untuk dijadikan pelampiasan.


Sementara itu, menurut keterangan istri tersangka, S sering kali meminta untuk berhubungan badan melalui dubur. S lanjut Putut juga diketahui memiliki dua istri. Dengan istri pertama S menjalani bahtera rumah tangga selama 10 tahun dengan ratusan kali berhubungan seksual dengan cara anal seks sehingga tidak kuat dan meminta untuk bercerai. Sedangkan dengan istri kedua sudah masuk masa menopouse.


Sumber: Merdeka.com


0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.692 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.455 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    631 respon

Total Respon: 6.778
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft