JPNN
Updated: Sun, 21 Apr 2013 09:03:00 GMT | By JPNN

Pendaftaran Caleg Tersendat Administrasi



JPNN
KENDARI - Di level Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, PAN dan PKS adalah dua contoh partai yang memang siap menghadapi Pemilu 2014. Beberapa hari setelah KPU membuka pendaftaran Caleg, dua organisasi politik itu sudah datang mendaftarkan diri dengan setumpuk dokumen kelengkapan berkas para Calegnya.

Bagimana dengan partai lain ? 10 Parpol lainnya sampai saat ini masih sibuk mengurusi kelengkapan persyaratan.

Pada Caleg yang akan diusung ternyata punya beberapa kekurangan administrasi dan sekarang sibuk melengkapi. Padahal, waktu tinggal dua hari lagi. Himbauan KPU agar tidak datang mendaftar di injury time agar para komisioner tidak terlalu kewalahan, diabaikan.

Ketua Golkar Kota Kendari, Bahrun Konggoasa menjelaskan partainya baru akan menyerahkan DCS paling lambat tanggal 20 April, atau hari ini. "Sekarang kami sementara merampungkan dokumen Caleg, dan pendaftar di DPD II Golkar tidak ada yang berasal dari partai yang tidak lulus verifikasi sehingga tidak ada kendala surat izin pemberhentian dari DPRD dan partai. Kami merencanakan akan menyetor DCS ke KPU bersamaan dengan DPD I di KPU Sultra pada 20 April nanti," jelas Bahrun Konggoasa.

Sedangkan Ketua PPP Kota Kendari, Rusiawaty Silondae mengatakan pihaknya akan menyerahkan DCS pada Minggu (21/4) nanti. Ketua PPP ini menargetkan kursi partainya di DPRD Kota Kendari bisa bertambah. Saat ini, partai berlambang Ka"bah itu hanya punya satu kursi. "Kami berusaha dapat satu kursi satu dapil. Mudah-mudahan enam dapil kami bisa dapat semua," kata istri Yusran Silondae ini.

Senada itu Ketua DPC Hanura Kota Kendari, Muh Yahya menuturkan pendaftaran Caleg telah dilakukan sejak bulan Februari-20 Maret 2013, yang mana penyeleksian tersebut akan dilakukan oleh tim seleksi. Adapun target Hanura rincinya sebagaimana hasil rapat koordinasi beberapa waktu lalu, ditargetkan 8 kursi dari 4 kursi saat ini.

"Kami optimis dapat mencapai target tersebut melalui strategi yang telah kami susun bersama, apalagi infrastruktur partai berjalan baik. Lagi pula saat ini tidak ada kader keluar atau pun pindah partai," rinci Muh Yahya.

Sementara itu Ketua PKB Sultra, Nurfa Thalib dan Wakil Ketua III Bidang Penjaringan dan Perekrutan Organisasi (PPO) DPW PBB Sultra, Ruksanan membeberkan karena sementara menunggu kelengkapan berkas para Caleg maka pihaknya akan mendaftar di injure time penyerahan DCS.

"Secara keseluruhan memang PKB provinsi dan kabupaten / kota belum menyerahkan DCS, tetapi bebrapa waktu lalu DPD PKB Konsel telah menyerahkan DCSnya dengan Caleg sebanyak 35 orang. Adapun target PKB Konsel sebanyak 9 kursi, dengan dua orang Caleg incumbent yaitu Wawan Suhendra dan Sahrun," beber Ketua DPW PKB Sultra, Nurfa Thalib.

Untuk penyerahan DCS DPW PKB Sultra, Nurfa Thalib mengungkapkan jika tidak ada aral melintang akan diserahkan hari Sabtu (20/4). "Tidak ada aturan internal partai bahwa DCS harus diserahkan secara serentak, karena penyerahan DCS ke KPU disesuaikan dengan kelengkapan berkas masing-masing Caleg," ungkapnya.

Wakil Ketua III Bidang Penjaringan dan Perekrutan Organisasi (PPO) DPW PBB Sultra, Ruksanan menjelaskan karena saat ini pihaknya sementara menunggu kelengkapan berkas calon, maka DCS akan disetorkan ke KPU Sultra pada tanggal 20 atau 22 April.

"Saat ini kami sementara menunggu kelengkapan berkas calon, karena ada diantaranya yang belum melengkapi legalisir ijasah SMA dan perguruan tingginya pasalnya mereka sekolah dan kuliah di luar kota, serta ada pula yang belum melampirkan surat keterangan sehat kejiwaan," jelas Ruksanan. (jpnn)

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.236 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.262 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    461 respon

Total Respon: 6.959
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft