JPNN
Updated: Wed, 19 Mar 2014 04:17:00 GMT | By JPNN

Pencapresan Digoyang Terus, Ical Mulai Murka



JPNN
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar tampaknya sudah jengah dengan manuver kader-kadernya sendiri untuk menggoyang rencana pencapresan dirinya.

Hal ini terlihat jelas saat pria yang akrab disapa Ical itu ditanya mengenai pernyataan politisi senior Golkar Zainal Bintang beberapa waktu lalu. Ical menjawab pertanyaan dari awak media itu dengan sinis dan ketus.

"Zainal Bintang siapa ya? Gak ada yang kenal dia," ujarnya singkat saat ditemui di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (18/3)

Seperti diberitakan, dalam sebuah diskusi di Cikini, Minggu (16/3) Zainal meminta Golkar merubah strategi dalam menghadapi pemilu. Menurutnya, partai bernomor urut 5 itu perlu membatalkan pencapresan Ical dan cukup mencalonkan wakil presiden saja.

Hal ini disampaikannya, sebagai reaksi atas pencalonan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo sebagai calon presiden oleh PDI Perjuangan. Zainal menilai, Ical tidak akan mampu bersaing dengan gubernur yang akrab disapa Jokowi itu.

Zainal sebenarnya bukan kader Golkar pertama yang meminta pencapresan Ical dibatalkan atau dievaluasi. Politisi senior Golkar lainnya seperti Akbar Tandjung dan Yorrys Raweyai sejak lama sudah mewacanakan hal serupa.

Namun Ical mengaku tidak percaya Yorrys dan Akbar ingin menggoyang pencapresan dirinya. Pengusaha sukses itu malah menuding media lah yang memutar balikan pernyataan mereka.

"Kalau Akbar dan Yorrys sih saya tau, itu wartawannya saja yang salah," pungkas Ical. (dil/jpnn)

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    757 respon
  2. 77 %
    Tidak setuju
    3.158 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    171 respon

Total Respon: 4.086
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft