JPNN
Updated: Sat, 07 Sep 2013 01:58:00 GMT | By JPNN

FPI Ingatkan SBY Pada Tragedi Miss World di Nigeria



JPNN
JAKARTA - Aksi penolakan terhadap kontes Miss World di Indonesia akan terus dilakukan puluhan Ormas sampai panitia dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan kepada Kapolri untuk mencabut izin iven internasional itu.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habid Rizieq Shihab mengatakan, demonstrasi yang mereka lakukan hari ini baru pemasanan. Pada 14 September nanti, saat peserta kontes Miss World menginap di Hotel Grand Hyat Jakarta, mereka akan menggelar aksi sejuta umat.

Nah, puncaknya, kata Habib Rizieq Shihab akan dilakukan saat final kontes Miss World di Sentul, Bogor, Jawa Barat pada 28 September mendatang.

"Hari ini kita akan adakan aksi secara damai. 14 September juga damai, kalau mereka (panitia) tetap bandel, 28 September, malam puncak Miss World, itu perjuangan terakhir kita, hidup mulia atau mati syahid. Kita perang habisi siapa saja," kata Habid Rizieq di depan massa aksi, Jumat (6/9).

Dia mengingatkan pemerintah bahwa saat kontes Miss World diadakan di Nigeria yang mayoritas penduduknya beragama Islam tahun 2002 silam, ada 200 jiwa manusia tewas dan ribuan luka-luka.

"Jadi perlu saya ingatkan kepada SBY (Presiden Susilo Bambang Yudhoyono), Menkopolhukam, Kapolri, jangan sampai 28 September berdarah-darah. Stop Miss World," tegas Habid Rizieq.(Fat/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    24 %
    Perlu
    2.410 respon
  2. 67 %
    Tidak
    6.580 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    941 respon

Total Respon: 9.931
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft