JPNN
Updated: Sun, 24 Feb 2013 05:48:00 GMT | By JPNN

Bisa Pukul Balik KPK



JPNN
JAKARTA - Ketua Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Mahfud MD mengimbau para kader KAHMI menunjukan sikap berdemokrasi yang sehat.

Karena itu, ia melarang kader KAHMI untuk melakukan tindakan-tindakan yang berbau anarki. Sebab, katanya, hal itu akan mencoreng KAHMI sendiri.

Selain itu, Mahfud berharap kader KAHMI dapat mengawal penegakan hukum dalam kasus Anas. Sehingga Anas dapat diperlakukan secara adil oleh KPK. Sebab jika tidak hal itu dapat menyerang balik komisi pimpinan Abraham Samad tersebut.

"Sejarah akan membuktikan kalau dia (Anas) diperlakukan tidak adil, itu yang akan memukul KPK," ujar Mahfud di kediaman Anas di bilangan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (23/2).

Seperti diketahui, Anas ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional, di Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

Berdasarkan Surat Perintah Penyidikan tanggal 22 Februari 2013 Anas disangkakan melanggar pasal 12 huruf a, b, atau pasal 11 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU 20 tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi.

Karena penetapan oleh KPK sebagai tersangka tersebut, akhirnya Anas memutuskan melepas jabatannya sebagai ketua umum Demokrat. (gil/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.010 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.389 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    755 respon

Total Respon: 8.154
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft