Updated: Fri, 17 Feb 2012 02:49:00 GMT | By JPNN

Pengalaman Hidup Megawati Dibukukan



JPNN

JAKARTA - Pengalaman hidup Ketua Umum PDI Perjuangan yang juga Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri, dituangkan dalam buku berjudul 'Mengawati, Anak Putra Sang Fajar'. Buku tersebut diluncurkan secara resmi, Kamis (16/2) malam, di sebuah hotel di Jakarta.


Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Perempuan dan Anak, Wiryanti Sukamdani, mengatakan, pengalaman Megawati mampu menjadi cermin bagi setiap calon maupun pemimpin Indonesia untuk menghadapi situasi rentan dan ketidakpastian yang terjadi di negeri ini. "Ibu Megawati tidak hanya anak biologis Bung Karno tapi juga sekaligus anak ideologis," kata Yanti dalam jumpa pers peluncuran buku 'Megawati Anak Putra Sang Fajar', di Jakarta, Kamis (16/2)

Ia menjelaskan, buku 'Megawati Anak Sang Putra Fajar' memang tidak dimaksudkan sebagai semacam buku sejarah atau otobiografi. Namun buku itu diharapkan tetap memberi makna di tengah kegamangan idelogis dan krisis kepemimpinan yang kering ideologi. "Diharapkan buku ini bisa dibaca dan menjadi referensi," katanya.

Wiryanti menambahkan, integritas, ketegasan, kekokohan dan konsistensi Megawati niscaya menjadi contoh yang positif tentang keharusan seorang pemimpin menyikapi kondisi bangsa. Karenanya dalam buku itu diuraikan pula perjalanan hidup Megawati dengan perspektif yang lebih utuh, luas, dan mendalam.

"Pengalaman dan pemikiran Ibu Mega dapat dijadikan pelajaran untuk merespon situasi kebangsaan dan kenegaraan kita," tuturnya.

Wiryanti sendiri menjadi orang yang mengusulkan penulisan buku itu. Awal penulisan buku itu muncul dari pertanyaan Wiryant tentang aura dan kharisma Soekarno dalam diri Megawati. Selain itu, kata Wiryanti, dirinya ingin mengetahui sejauh mana pemikiran Soekarno hadir dalam pergulatan hidup Megawati.

Gagasan Yanti itupun ditindaklanjuti oleh tim penulis yang dikoordinasikan oleh wartawan senior Harian Kompas, August Parengkuan. Isi bukunya, antara lain membeberkan kisah hidup Megawati termasuk saat pertama kali terjun ke dalam politik, pikiran-pikirannya, alasan sering bersikap diam, komentar para sahabat, hingga hubungan dengan sang Proklamator.

Wiryanti juga menyebut ada ide dari salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan, Rano Karno, untuk memfilmkan perjalanan hidup Megawati. "Menurut Majalah Forbes tahun 2005 mengenai perempuan berpengaruh di dunia. Dari 200 tokoh, Megawati menempati urutan ke delapan. Bahkan di atas mantan Presiden Philipna Macapagal Arroyo," ujarnya. (boy/jpnn)

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.236 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.262 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    461 respon

Total Respon: 6.959
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft