JPNN
Updated: Wed, 15 Jan 2014 13:29:00 GMT | By JPNN

Airin Pasrah Dimiskinkan



JPNN
JAKARTA – Sikap pasrah ditunjukkan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, pasca-penetapan suaminya, Tubagus Chaery Wardhana sebagai tersangka kasus pencucian uang. Kebiasaan selama ini, usai ditetapkan sebagai tersangka pencucian uang, penyidik KPK mulai menyita harta-harta tersangka seperti yang telah dilakukan kepada mantan Kakorlantas Irjen (Pol) Djoko Susilo, mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq dan mantan Ketua MK Akil Mochtar.

Artinya, sebentar lagi anak buah Abraham Samad tersebut juga bakal melakukan hal sama terhadap harta-harta yang dimiliki adik kandung Ratu Atut Chosiyah tersebut. Menanggapi hal itu, Airin mengaku siap apabila pengusutan kasus tersebut berujung pada penyitaan harta-harta yang dimiliki suaminya.

’’Kembali saya sampaikan bahwa ini proses hukum, jadi saya serahkan kepada proses hukum, dan saya ataupun kami akan mengikuti proses hukum ini,” ucapnya pasrah usai menjenguk suaminya di rumah tahanan KPK, Kuningan Jakarta Selatan, Selasa (14/1).

Datang dengan mengenakan jilbab merah dan baju rajut warna cokelat putih, Airin menegaskan bahwa apapun yang terjadi, dirinya tetap menghormati proses hukum yang menjerat suaminya. Menurutnya harta benda yang dimilikinya dan suami selama ini hanyalah titipan dari Ilahi.

’’Pada intinya jabatan, harta, ujian cobaan semua dari Allah, semua milik Allah dan saya yakin dan terus meminta kepada Allah (agar diberikan kemudahan),” tandasnya.

Kondisi Adik Atut sendiri kondisinya sehat. ’’Alhamdulillah Bapak dalam kondisi sehat, mohon doanya,” pungkasnya sembari berjalan cepat menghindari kerumunan wartawan.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK mengumumkan adanya sangkaan baru kepada adik Ratu Atut, Tubagus Chaery Wardhana alias Wawan tersebut. Dari hasil pengembangan penyidikan, KPK resmi menjerat Wawan dengan pasal pencucian uang.

Suami Walikota Tangerang Selatan Airin diduga melanggar Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 ayat 1 UU No 15 tahun 2002 sebagaimana diubah dengan UU No 25 tahun 2003 tentang TPPU juncto Pasal 55 ayat 1 ke – 1 KUHP.

’’Jadi sangkaan lengkapnya, diduga melakukan TPPU dalam hubungan dengan menempatkan, mentrasfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menitipkan, mengubah bentuk kekayaannya yang patut diduga merupakan dari hasil tindak pidana korupsi,” ujarnya.

Sejauh ini, pihaknya mengaku belum bisa menyimpulkan adanya keterlibatan pihak lain termasuk keterlibatan istrinya dalam tindakan Wawan melakukan TPPU. Namun menurutnya, kemungkinan keterlibatan Airin terbuka lebar. “Sepanjang ditemukan dua alat bukti yang cukup, bisa saja. Tapi sampai hari ini baru TCW yang diduga melakukan TPPU,” papar Johan. (sar)

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.157 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.247 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    453 respon

Total Respon: 6.857
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...
PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft