JPNN
Updated: Fri, 14 Jun 2013 20:57:00 GMT | By JPNN

3.606 Warga Miskin Dapat Bantuan Rumah



JPNN
JAKARTA--Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) tahun ini akan menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk 3.606 masyarakat miskin di Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah. Adanya bantuan tersebut diharapkan dapat menuntaskan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Bulakamba sehingga tidak ada lagi masyarakat kurang mampu yang menghuni rumah tidak layak.

“Kami berharap bantuan perumahan swadaya ini bisa membantu Pemda dalam menuntaskan rumah tidak layak yang dimiliki masyarakat,” ujar Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera Jamil Ansari dalam siaran pers yang diterima JPNN, Jumat (14/6).

Dijelaskannya, jumlah warga yang mendapat bantuan tersebut sesuai usulan dan hasil verifikasi yang disampaikan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Brebes. Selain itu, Kecamatan Bulakamba merupakan salah satu lokasi yang ditetapkan menjadi lokasi quick wins MP3KI dan lokasi percontohan sinergi antar sektor dalam percepatan pengurangan kemiskinan tahun 2013.

"Para penerima BSPS di Brebes akan menerima dana sekitar Rp 7,5 juta sampai Rp 15 juta per unit rumah," ujarnya.

Selain itu, tambah Jamil, Kemenpera juga memberikan bantuan pendampingan Sertifikasi Hak Atas Tanah untuk 500 unit rumah yang menerima BSPS, 12 MCK Komunal dan 43 Penerangan Jalan Umum (PJU) untuk mendukung infrastruktur perumahan di Kecamatan Bulakamba.

Dia meminta agar bantuan dari Kemenpera ini bisa meningkatkan pastisipasi masyarakat dan Pemda untuk meningkatkan kualitas rumah yang merupakan salah satu tolok ukur peningkatan kesejahteraan masyarakat secara swadaya. Dengan demikian, masyarakat tidak hanya bertumpu pada jumlah bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

“Saya minta masyarakat, tenaga pendamping, aparat desa serta Pemda bekerja sama dalam menghalangi penyimpangan-penyimpangan termasuk pungutan oleh pihak manapun dan kemungkinan mark-up harga material bangunan,” tandasnya. (Esy/jpnn)

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.916 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.095 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    712 respon

Total Respon: 7.723
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Lainnya...

berita internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft