Wed, 20 Mar 2013 12:00:00 GMT | By PlasaMSN
Inilah 'Kebun Binatang' Milik Djoko Susilo

'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK



'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
Next
Previous
Previous
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
  • 'Kebun Binatang' Jenderal Djoko Susilo Disita KPK (© TEMPO/STR/Aditya Herlambang Putra)
Next
TEMPO/STR/Aditya Herlambang PutraShow Thumbnails
Previous1 of 9Next
Bagikan galeri ini

Inspektur Jenderal Djoko Susilo merupakan potret polisi rakus di negeri ini. Bermain proyek, Djoko menimbun harta hingga miliaran rupiah. Komisi Pemberantasan Korupsi yang mengendus perilaku korup sang jenderal langsung melakukan penyitaan.


Sejak ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan simulator SIM, borok-borok Akpol lulusan 1984 itu mulai terbongkar. Lembaga antikorupsi menyita sejumlah aset Djoko yang tersebar di berbagai daerah.

Tentu penyitaan dilakukan karena KPK yakin belasan rumah, SPBU, bus, dan lain sebagainya didapat dengan cara-cara kotor. Sekarang ini, KPK mencatat harta yang 'dirampas' senilai Rp 60-70 miliar, dari total kekayaan Djoko yang ditaksir mencapai Rp 100 miliar lebih.


Teranyar adalah, KPK kembali menemukan banda mantan Kakorlantas Polri itu di Pulau Dewata. Diketahui, Djoko membeli rumah mewah seharga Rp 3 miliar yang berada di Harvestland Residence, kompleks perumahan elite baru di Jalan By Pass Ngurah Rai Kuta. Selain itu, KPK juga menyita tanah seluas 7.250 meter di Kabupaten Tabanan.


Aset tanah itu berupa persawahan di tepi pantai Yeh Gangga, Tabanan. "Nilai aset itu saat ini mencapai Rp 30 miliar," kata Kepala Dinas Pendapatan Tabanan Nyoman Sudarma.


Seperti tak mau berhenti, aset Djoko di Subang juga tercium oleh KPK. Di sana, lembagi antirasuah menyita dua buah vila mewah dan tanah berukuran 60 hektare di Desa Kumpay, Kecamatan Jalancagak dan Desa Cirangkong, Kecamatan Cijambe, Subang, Jawa Barat.


Menurut Juru Bicara KPK, Johan Budi, vila dan tanah Djoko yang disita itu sudah diberi plang. Informasi yang dihimpun merdeka.com, vila dan tanah luas itu dijadikan sebagai kebun binatang.


"Sudah kita sita hari ini dan sudah kita pasang plang sitaan KPK," jelas Johan Budi di Gedung KPK, Senin (18/3).


Tentu jika menengok gaji polisi, harta segitu tidak lah wajar. Sebab, jika hanya mengandalkan gaji yang dimilikinya, tentu saja Irjen Djoko Susilo tak akan mampu memiliki harta yang total nilainya diperkirakan mencapai Rp 100 miliar lebih itu.


Berdasarkan data yang diperoleh merdeka.com dari situs Setneg RI, saat kenaikan gaji TNI-Polri pada Februari 2012 lalu, seorang Kapolri yang berpangkat jenderal bintang empat memiliki gaji pokok sebesar Rp 4.717.500. Jika ditambah dengan tunjungan dan fasilitas lainnya, pendapatan seorang Kapolri rata-rata dalam satu bulan mencapai Rp 25 juta.


Sementara, untuk perwira Polri dengan pangkat Brigjen atau bintang satu, memiliki gaji pokok Rp 2.644.400 sebulan. Artinya, gaji Djoko Susilo dengan pangkat Irjen atau bintang dua di atas gaji Brigjen dan di bawah Kapolri, yakni berkisar Rp 3 juta-Rp 4 juta.


Melihat kejanggalan itu, KPK menduga polisi dengan dua istri muda itu telah melakukan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Dengan segala bukti yang dimiliki, Djoko pun dijerat dengan pasal pencucian uang.


Atas ulahnya, wajib kiranya hakim Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman maksimal bagi jenderal Djoko. Dengan begitu, kita berharap ada efek jera bagi para jenderal polisi yang doyan menimbun kekayaan.

16Komentar
20 Mar, 2013 17:50
avatar
Hukuman untuk dia yang paling layak adalah : HUKUMAN MATI, supaya para Koruptor lainnya takut dan tidak melakukan Dosa yang serupa, Indonesia harus mencontoh negara China yang menerapkan HUKUMAN MATI  bagi para Koruptor.
20 Mar, 2013 17:15
avatar
MANUSIA SAMPAHHH KORUPTOR BEJADDD!!!!! MANUSIA JAHATTT!!!!! HUKUM SEBERAT BERATNYA!!!!! 
20 Mar, 2013 17:07
avatar
Astagfirullah ... koq tega ya merampok uang negara. sementara masih banyak rakyat bangsa ini yang hidup dibawah garis kemiskinan...
21 Mar, 2013 09:30
avatar
Wah, kalau soal nggak wajar antara gaji dengan kekayaan, di Indonesia tercinta ini buaaaanyyyaaaakkkk (saking banyaknya) yang nggak wajar. Lihat tongkrongan para kepala sekolah, SD, SMP, SLTA. Berapa gaji mereka sehingga bisa punya Kijang Inova, dan nggak hanya satu lagi! Indonesia tercinta kita ini memang sudah membusuk oleh korupsi di segala leve, segala lini, dan segala sektor. Kalau dunia pendidikan, YANG MESTINYA BERSIH, JUJUR, DAN STERIL KARENA MENDIDIK CALON PEMIMPIN BANGSA, saja sangat kumuh dengan korupsi, apalagi sektor lain!!!!!!
20 Mar, 2013 21:19
avatar
SYARAT PRESIDEN 2014...
1,,,,, TIDAK BANCI,... BUKAN LICIK... BUKAN PENAKUT,,, BUKAN KAYAK SEKARANG,,,
2,,,,, BERANI BUNUH.. KORUPTOR.. BANDAR KRIMINAL.. BANDAR NARKOBA..
3,,,,, BERANI DIBUNUH.. OLEH BANGSA NYA SENDIRI.. KAYAK SADDAM HUSEIN..
avatar
Pak Djoko untuk apa harta sebanyak itu? Bapak masih banyak rakyat Indonesia yg LEBIH "uang" sebagai penyambung hidupnya.
20 Mar, 2013 14:09
avatar
Bagus dong............!!! Rupanya, disamping "pencinta manusia cantik" rupanya beliau juga juga "pencinta binatang.
20 Mar, 2013 21:17
avatar
SYARAT PRESIDEN 2014...
1,,,,, TIDAK BANCI,
2,,,,, BERANI BUNUH.. KORUPTOR.. BANDAR KRIMINAL.. BANDAR NARKOBA..
3,,,,, BERANI DIBUNUH.. OLEH BANGSA NYA SENDIRI.. KAYAK SADDAM HUSEIN..
22 Mar, 2013 01:11
avatar
jangan hanya nyalahin dia saja dan teriak- teriak hukum mati lah, ingat  ini kan korupsi berjamaah, kalau kita serius ingin memberantas korupsi di negri ini maka sistem peradilan di negri ini harus di RUBAH, dari sistem hakim membuat keputusan yg menyebabkan banyak korupsi berjamaah ini, menjadi sistim JURI dimana rakyat Indonesia yg kata para 'ahli' hukum tidak tau masalah hukum, dilibatkan didalam sistim hukum negara ini alias diberi SUARA!. sayangnya rakyat kita bilamana diberi tanggung jawab ogah melaksanakaannya dan hanya mau gampangnya aja seperti menghujat-hujat di posting ini..jadi kalo begini yah HIDUP DJOKO SUSILO!
avatar
Perlu ditinjau kembali untuk gaji Kapolri, masa Kapolri gajinya total 25 juta perbulan, yang benar aja. Manager di sebuah perusahaan swasta menengah aja lebih dari itu.
Belum lagi gaji anggota Dewan yang berkoar koar doang itu.
Meski gaji bukan tolok ukur untuk tdak korup tapi paling tidak memperkecil peluang untuk korup jika penghasilan sudah memadai.

21 Mar, 2013 00:48
avatar
aku ingin lihat dia dihukum  gorok ( disembelih ) dimuka umum
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    1.764 respon
  2. 66 %
    Tidak
    4.676 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    661 respon

Total Respon: 7.101
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft