Mon, 06 May 2013 16:00:00 GMT | By Republika

e-KTP Hanya Bisa Sekali Difotokopi

Jika dilakukan fotokopi berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer.


ektp (© Republika)

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Warga Kabupaten Batanghari, Jambi, diingatkan bahwa Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) hanya bisa difotokopi satu kali.

Jika dilakukan fotokopi berulang-ulang chip penyimpan data di e-KTP akan rusak, sehingga tidak bisa dibaca komputer.

Penegasan tersebut tertuang dalam surat Edaran Menteri Dalam Negeri No 471.13/1826/SJ tentang e-KTP, kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Batanghari Ardian Faisal, Senin (6/4).

Ia juga mengatakan, chip e-KTP juga akan rusak jika didostabler atau dipres. Sinar mesin fotokopi akan merusak nomor induk kependudukan (NIK).

Untuk itu, e-KTP cukup difotokopi satu kali, dan sebagai solusinya jika ingin memperbanyak, fotokopi pertama itu yang digunakan untuk keperluan lainnya.

Ardian juga menjelaskan, Surat Edaran Mendagri ini ditujukan kepada lembaga keuangan, BUMN, gubernur, bupati, kepala LPNK, kapolri, para pimpinan bank, instansi lainnya, dan masyarakat.

Sementara itu, sebagai pengganti e-KTP jika ada keperluan lain pada saat mengurus berbagai syarat yang dibutuhkan, cukup dengan dicatat NIK dan nama lengkap saja, tidak perlu difotokopi.

Selain itu, lembaga atau badan usaha diharuskan menyiapkan "card reader" untuk membaca data e-KTP, demikian kata Adrian.


Redaktur : Yudha Manggala P Putra

Sumber : Antara

16Komentar
6 Mei, 2013 17:50
avatar
Kaco...... baru kasih tau sekarang. Kebayang sudah berapa orang yang fotokopi e-KTP nya berkali-kali buat lamar kerja dsb. Koq chipnya murahan amat, kena sinar fotokopi langsung rusak. Jangan-jangan kena X-ray bandara langsung meledak?!
6 Mei, 2013 18:24
avatar
alasan biar bisa bikin anggaran buat produksi ulang E-KTP
6 Mei, 2013 17:17
avatar
seharusnya sebelum dibagikan, e-ktp penduduk seharushnya di scan dulu. Katanya e-ktp tapi ga ada versi elektroniknya.
6 Mei, 2013 17:59
avatar

WALAUPUN ANGGARAN .... DIRAMPOK DPR... DICIAK PARTAI....

TOLONG KALAU....BIKIN KTP... YANG AMPUH,,, DONG... PAK !!!!

6 Mei, 2013 19:50
avatar
Pekerjaan yang membuang waktu semua pihak...
6 Mei, 2013 19:58
avatar
masa bodo lah...makin ribet aja...padahan sitem yg lama juga efektif, seandainya aparat nggak gampang mengeluarkan KTP... (pergi ke kntr lurah bilang mau buat KTP..tdk ada BA BI BU, langsung aja dibuatkan surat pengantar ke kecamatan atau ke capil...).. hasilnya ? banyak loh yg punya KTP banyak-banyak....
6 Mei, 2013 22:38
avatar
Y......begitula sistem pemerintahan di.........dikit2 bikin anggaran tapi gk pernah beres N jelas 
6 Mei, 2013 23:30
avatar

berarti mending KTP nasional tahan bisa 5 tahun mau di foto copy sehari 100 kali juga gak ngaruh

 

7 Mei, 2013 00:46
avatar
Oh...Indonesia Raya, masih belum puaskah engkau membuat rakyatmu menderita..????
Ego dan anganmu terlalu tinggi, sementara rakyatmu belum mampu tuk menerimanya.

7 Mei, 2013 17:07
avatar
Jelas bahwa kebijakan pengadaan e-KTP ini belum disinkronisasikan dgn aparatur2 pemerintah ataupun swasta lainnya. Saya baru minggu lalu mau bayar pajak kenderaan diminta copy KTP. Seharusnya pada saat e-KTP berlaku, mk semua sistim administrasi di negara kita ini, baik pemerintah maupun swasta, yg memerlukan KTP utk validasi, sudah memiliki Card Reader, sehingga Copy KTP tidak diperlukan lagi.
7 Mei, 2013 08:16
avatar
bikin 1 fotocopy, scan di pc, print lagi #Problem
7 Mei, 2013 20:13
avatar

WALAU ANGGARAN... DIRAMPOK DPR... DICIAK PARTAI POLITIK ...

PAJAK DIMAKAN OLEH.. PEGAWAI PAJAK ...DAN KELUARGA NYA....

BIKIN E-KTP... YANG AGAK AMPUH DIKIT.. GITU LOH,,, PAAAAAK !!!

7 Mei, 2013 14:31
avatar
Pengadaan yang diada adakan begini neh hasilnya.. Huahaha
Laporkan
Bantu kami untuk menjaga lingkungan yang stabil dan sehat dengan melaporkan segala jenis kegiatan ilegal dan tidak sesuai. Jika Anda merasa ada pesan yang melanggarAturan dasarharap isi formulir ini untuk memberitahu moderator. Moderator akan memeriksa laporan Anda dan mengambil tindakan yang dianggap perlu. Jika diperlukan, segala tindakan ilegal akan dilaporkan kepada pihak berwajib.
Kategori
Batas karakter 100
Anda yakin hendak menghapus komentar ini?

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    19 %
    Setuju
    350 respon
  2. 78 %
    Tidak setuju
    1.438 respon
  3.  
    3 %
    Tidak tahu
    60 respon

Total Respon: 1.848
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

video berita

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft