BeritaSatu Logo
Updated: Mon, 17 Sep 2012 08:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal hukum

Tarik Penyidik dari KPK, Polri Dinilai Gegabah



Berita Satu

BERITASATU.COM - Perlu dibentuk tim penyidik independen untuk mengisi kekosongan personil dari Polri.

Anggota Komisi III DPR Martin Hutabarat menilai Polri telah melakukan tindakan yang gegabah terkait penarikan 20 tim penyidik dari kepolisian di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Martin, penarikan itu dilaksanakan di saat yang tidak tepat karena KPK sedang sibuk menyelidiki kasus simulator SIM Korlantas Polri melibatkan sejumlah petinggi Polri.

"Pencopotan 20 tim penyidik polri itu terkesan untuk menghambat kasus simulator SIM yang sedang ditangani KPK. Sedikit banyaknya kesannya itu ada di masyarakat," kata Martin di Jakarta, Senin (17/9).

Martin sendiri mengusulkan agar pemerintah segera membentuk tim penyelidik independen untuk membantu KPK menyelesaikan kasus-kasus korupsi pascapenarikan penyidik oleh Polri.

Hal itu harus dipastikan agar kinerja KPK tidak mandek, artinya tim itu membantu penyelidikan kasus tindak kejahatan korupsi.

"Harus segera dibentuk tim penyidik independen," kata Martin.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.003 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.367 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    752 respon

Total Respon: 8.122
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft