BeritaSatu Logo
Updated: Fri, 28 Sep 2012 13:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal politik

Soal BPJS, Pemerintah Janji Bahas Tuntutan Buruh



Berita Satu

BERITASATU.COM - Akan membawa tuntutan buruh kepada Menteri Kesehatan dan delapan menteri terkait untuk dirumuskan di tingkat kelompok kerja.

Tuntutan buruh agar Rancangan Peraturan Pemerintah dan Rancangan Peraturan Presiden untuk mendukung Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) segera diselesaikan dan dibawa kepada delapan menteri terkait.

"Hasil pertemuan kami dengan pejabat Kementerian Kesehatan, para dirjen dan direktur setuju dengan pandangan Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS) dan Majelis Pekerja Buruh Indonesia," kata Presiden KAJS, Said Iqbal, di Kementerian Kesehatan, Jakarta, hari ini.

Dia mengatakan, pemerintah berjanji akan membawa tuntutan buruh kepada Menteri Kesehatan dan delapan menteri terkait untuk dirumuskan di tingkat kelompok kerja pembuatan Rancangan Paraturan Presiden dan RPP tentang pelaksanaan BPJS Kesehatan.

Para demonstran yang diperkirakan mencapai 10.000 orang menuntut agar pemerintah menjalankan jaminan kesehatan seluruh rakyat tanpa terkecuali pada 2014, dan bukan 2019.

Selain itu, para demonstran juga menuntut agar pemerintah membatalkan usulan yang menyatakan iuran jaminan kesehatan dibayar oleh pemberi kerja sebanyak tiga persen dari gaji, dan dua persen dipotong dari upah buruh.

Iqbal mengatakan, para buruh menuntut agar skema pembayaran tetap seperti sekarang, yakni iuran jaminan kesehatan dibayarkan oleh pemberi kerja sepenuhnya.

Sebelumnya Wakil Menteri Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengatakan, buruh harus tetap membayar iuran karena sesuai semangat Undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) iuran harus ditanggung bersama oleh pekerja dan pemberi kerja.

Buruh mengatakan, jika tuntutan mereka tidak dipenuhi maka pada 3 Oktober akan ada aksi mogok nasional yang diikuti 2,8 juta orang buruh di sentra-sentra industri seluruh Indonesia.

0Komentar

poling berita

Menurut Anda, perlukah pemerintah membayar diyat Satinah yang didenda Rp 21 miliar oleh majikannya di Arab?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    25 %
    Perlu
    2.019 respon
  2. 66 %
    Tidak
    5.420 respon
  3.  
    9 %
    Tidak tahu
    756 respon

Total Respon: 8.195
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft