BeritaSatu Logo
Updated: Fri, 14 Sep 2012 10:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal hukum

Polri: Jaringan Teror Ambon Terkait Teroris Mumbai



Berita Satu

BERITASATU.COM - Operasi kontra teror yang digelar Densus 88/Antiteror di Maluku terus berlanjut.

Korps yang berlambang burung hantu itu kembali menangkap satu orang pelaku teror. Bahkan, pelaku yang disebut berinisial WD itu disebut sempat berlatih para militer di Pakistan.

"Penangkapan atas inisial WD pada Kamis (13/9). Penangkapan dia adalah pengembangan penangkapan sebelumnya yang jumlahnya enam (orang). Jadi yang diperiksa ada tujuh. Yang sudah A1, yang cukup bukti ada dua orang. Dua itu adalah Sukri dan Jummu," kata Karo Penmas Polri Brigjen Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jumat (14/9).

WD, kata Boy, adalah tokoh penting, karena mengikuti pelatihan Laskar e Thaiba di Pakistan. Laskar ini belakangan diketahui terlibat dalam penyerangan teroris di sebuah hotel di Mumbai, India, pada November 2008.

"Dia ini alumni yang pernah berlatih di sana. Dari hasil monitoring, dia akan melakukan aksi di Sulteng dan Sulsel. Dalam waktu dekat akan dibawa ke Jakarta untuk ditahan. WD ditangkap di Maluku Tenggara. Dia ini bawa senjata MK-3 yang kita sita sebelumnya," beber Boy.

Seperti diberitakan, dalam operasi yang digelar pada Minggu (9/9) itu, ada enam orang terduga teroris yang berhasil dibekuk.

Menurut penyidik Densus 88 yang meminta tak disebutkan namanya, dari enam orang itu, tiga orang adalah Sukri alias Uki yang lahir pada 2 Maret 1982, Udin Nuhuyanan yang lahir pada 2 Januari 1970 yang bekerja sebagai satpam Pepabri, serta Jummu alias Imran yang lahir pada 15 Januari 1975. Mereka ditangkap di Kawasan Gunung Malintang, Desda Batu Merah.

Dari rumah tersangka, tim Densus mengamankan dua buah senjata api jenis MK-3, MNC satu pucuk, satu buah granat nanas berikut pelontarnya, magazin tujuh buah, dan kurang lebih 3.000 butir peluru. Juga diamankan satu buah buku petunjuk cara membuat bom di rumah tersebut.

"Mereka kita duga terlibat serangkaian teror di Ambon dan di luar Ambon," kata sumber itu, tapi menolak menjelaskan secara detil. Sumber itu juga menyebutkan jika mereka yang ditangkap terlibat penembakan lima orang anggota Brimob di Loki, Ambon, pada 2005.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.413 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.445 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    341 respon

Total Respon: 8.199
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft