BeritaSatu Logo
Updated: Mon, 03 Sep 2012 14:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal politik

Motif Terorisme Balas Dendam ke Polisi



Berita Satu

BERITASATU.COM - Polisi memang sudah lama menjadi sasaran pelaku teror mengatasnamakan agama.

Pengamat terorisme menilai motif terorisme itu lantaran aparat kepolisian kerap menghalangi keinginan mereka untuk mendirikan 'negara Islam'.

Serangan itu termasuk menghakimi pihak asing yang membantu polisi dalam hal kontraterorisme dan sejumlah tindakan polisi terhadap para pelaku yang dinilai melanggar HAM.

"Penyerangan terhadap polisi sudah terjadi sejak tahun 2005 dengan pelaku Asep Jaja. Ia menyerang pos di Ambon dan Yulis Hartono yang menyerang pos polisi di Purworejo," ujar pengamat terorisme Noor Huda Ismail saat ditemui di Semarang, Senin (3/9).

Noor Huda menambahkan, sejak Bom Bali I pada tahun 2002 sedikitnya 55 terduga teroris telah meregang nyawa ditembak polisi.

"Kondisi tersebut memunculkan upaya balas dendam atau qiqosh di lingkungan keluarga, sanak saudara, dan rekan korban untuk melakukan aksi terorisme kembali."

Seperti diketahui, dalam sepekan ini kota Solo diteror serangkaian serangan tembakan maupun pelemparan granat oleh kelompok yang diduga masih terkait jaringan Abu Omar dengan sasaran polisi. Bahkan terakhir, mereka melawan tim Densus 88 yang sedang memburu mereka. Satu anggota Densus 88 gugur terkena tembakan terduga teroris jaringan Abu Omar ini.

0Komentar

poling berita

Setujukah Anda terhadap sikap pemerintah yang melegalkan aborsi?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1.  
    17 %
    Setuju
    1.338 respon
  2. 79 %
    Tidak setuju
    6.056 respon
  3.  
    4 %
    Tidak tahu
    315 respon

Total Respon: 7.709
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

Berita Internasional

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft