BeritaSatu Logo
Updated: Mon, 10 Sep 2012 16:09:00 GMT | By BeritaSatu.com Feed kanal politik

Anggaran Kunjungan Luar Negeri DPR Naik Rp2,6 M



Berita Satu

BERITASATU.COM - Anggaran kunjungan luar negeri DPR naik sekitar Rp2,6 miliar, menjadi Rp140 miliar, dibandingkan tahun lalu yang hanya Rp137 miliar.

Anggaran kunjungan luar negeri DPR kembali naik dibandingkan tahun lalu, meskipun dewan mengklaim telah menerapkan pengetatan studi banding ke luar negeri.

Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun ini, anggaran kunjungan luar negeri naik sekitar Rp2,6 miliar, menjadi sebesar Rp140.122.157.000. Untuk tahun lalu, anggaran kunjungan luar negeri hanya Rp137.450.130.000.

"Katanya akan mengurangi kunjungan kerja, akan menghentikan kunjungan kerja ke luar negeri, tapi ternyata untuk tahun 2012 alokasi anggaran meningkat sebesar Rp.2.6 miliar," kata Uchok Sky Khadafi, Koordinator divisi Investigasi dan Advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), hari ini.

Urutan penerima alokasi anggaran terbanyak di lembaga Parlemen antara lain, pertama Badan Kerjasama Antar Parlemen (BKSAP) dengan anggaran Rp29.894.198.000. Unrutan kedua adalah alokasi anggaran untuk seluruh Pimpinan DPR sebesar Rp26.850.603.000 untuk tahun 2012. Di tempat ketiga, Komisi I yang mengurusi luar negeri dan pertahanan dengan anggaran Rp9.177.823.000 untuk tahun 2012.

Keempat, Badan Legislasi (Baleg) dengan alokasi Rp7.759.090.000, lalu Komisi VIII dengan alokasi Rp7.665.584.000. Selanjutnya, Komisi V dengan alokasi anggaran Rp5.663.056.000. Komisi II dan komisi X menduduki urutan ketujuh, dengan sama-sama mendapat anggaran Rp5.505.844.000.

Urutan kedelapan, Komisi IX yang mengurusi keuangan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp5.304.650.000 dan Komisi VII yang mengurusi energi dengan alokasi anggaran sebesar Rp.5.149.734.000. Terakhir, Komisi IV dengan alokasi anggaran Rp4.981.231.000.

FITRA juga menyatakan, selain itu tercatat alokasi asuransi perjalanan kunjungan kerja luar negeri atau asuransi Studi Tour sebesar Rp861.638.000. Terdapat pula anggaran biaya visa Studi Tour tahun ini Rp1.400.000.000.

"Dari gambaran di atas, alokasi anggaran Studi Tour ini terlalu besar, dan lebih baik memang Pimpinan fraksi dan DPR untuk segera memutuskan penghentian sementara semua kunjungan kerja alat perlengkapan DPR," tandas Uchok.

0Komentar

poling berita

Yakinkah Anda, politik uang pada Pilpres 2014 kali ini makin marak?

Thanks for being one of the first people to vote. Results will be available soon. Check for results

  1. 75 %
    Yakin
    5.205 respon
  2.  
    18 %
    Tidak yakin
    1.253 respon
  3.  
    7 %
    Tidak tahu
    457 respon

Total Respon: 6.915
Hasil ini tidak ilmiah. Hasil akan diperbarui tiap menit

Video Berita

PlasaMSN adalah kemitraan antara Telkom dan Microsoft